Walikota Bandung Sesalkan Masih Ada Masjid Gelar Sholat Jamaah

- Penulis

Selasa, 28 April 2020 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyayangkan masih ada sejumlah masjid yang menggelar salat berjemaah termasuk Tarawih pada Ramadan 1441 Hijriah ini. Padahal, Majelis Ulama Indonesia telah memberikan arahan tentang kegiatan ibadah Ramadan saat pandemi Covid-19.

“Gugus Tugas menemukan ada beberapa yang masih mengadakan beribadah berjemaah di masjid. Saya harap agar mentaati dan mengikuti arahan dari MUI. Artinya tidak dulu menggelar salat berjemaah selama wabah Covid-19,” pinta Oded di Pendopo Kota Bandung, Selasa (28/04/2020).

Oded pun menyayangkan tingkat kedisiplinan warga terhadap PSBB belum tinggi. Hal itu terbukti masih banyaknya pelanggaran-pelanggaran aturan PSBB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada hari keenam ini saya melihat masih banyak pengendara roda dua berboncengan dan tidak memakai atribut kesehatan yang dianjurkan Pemerintah seperti masker, sarung tangan, dan jaket,” ungkap Oded.

Untuk kendaraan roda empat juga masih ada yang tidak menerapkan aturan jumlah penumpang sesuai Perwal yaitu 50 persen kapasitas kendaraan.

Menurut Oded, di sejumlah titik juga masih terdapat keramaian atau kerumunan. Terutama saat mendekati waktu berbuka puasa. Masyarakat ramai mencari takjil dan berbuka puasa, bahkan beberapa komunitas juga membagi-bagikan takjil kepada masyarakat.

“Titik-titik kerumunan masih ada. Saya sudah instruksikan kepada Gugus Tugas agar kerumunan dibubarkan. Petugas harus tegas membubarkan mereka,” katanya.

Menutut Oded, Pemkot Bandung telah menggelar evaluasi pelaksanaan PSBB Bandung Raya bersama Pemerintah Kota/Kabupaten lainnya dengan Rapat Koordinasi Virtual yang dihadiri Forkopimda. Salah satunyang menjadi perhatian bersama yaitu kendaraan yang masuk atau keluar dari Kota Bandung.

“Kemarin sudah ada kesepakatan secara teknis di lapangan dilanjutkan oleh tim dari Dishub dan Kasatlantasnya masing-masing untuk ditindaklanjuti. Kata kuncinya bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa saat ini sedang PSBB,” ucapnya.

Oded pun mengimbau masyarakat agar mengikuti anjuran Pemerintah mulai dari social dan physical distancing, memakai atribut kesehatan, jika tidak ada kepentingan lebih baik di rumah. Rls

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB