Tanpa Donatur Lagi, Sabandung Terus Produksi Paket Nasi

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2020 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Walau tanpa donatur, Gerakan Sangu Bancakan Urang Bandung (Sabandung) masih bergulir. Tim Penggerak (TP) PKK Kota Bandung terus berjibaku menyediakan paket-paket makanan bagi mereka yang membutuhkan ditengah pandemi.

Salah satu aktifitas Sabandung terlihat di Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal. Ibu-ibu tengah memasak di dapur umum yang berlokasi di Kantor Kelurahan Binong, Jalan H. Basuki No. 28 B Kota Bandung, Selasa (9/06/2020).

Ketua TP PKK Kelurahan Binong, Tuti Suandi menerangkan, kegiatan Sabandung di Kelurahan Binong telah berlangsung sejak satu bulan lalu. Tim bergerak dua kali sepekan. Hari ini merupakan kegiatan kedelapan kalinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Target kami adalah 12 kali. Itu yang memakai anggaran PKK,” tutur Tuti.

Selain berasal dari anggaran kegiatan PKK, operasional dapur umum juga mendapat bantuan dari donatur di sekitar wilayah Binong. Beberapa unit usaha memberikan bantuannya berupa barang maupun uang untuk membantu kegiatan dapur umum.

“Setelah idulfitri ini belum ada donatur lagi. Jadi kami maksimalkan dana yang ada,” jelasnya.

Setiap hari, posko dapur umum PKK Kelurahan Binong bisa memproduksi minimal 200 bungkus nasi boks. Jika mendapat bantuan dari donator, produksi bisa meningkat hingga tiga kali lipat. Menunya pun beragam sesuai keadaan pangan yang tersedia.

“Sebelumnya ada yang menyumbang tahu, ya kita olah. Menunya tergantung bahan. Hari ini kita masak soto Bandung,” katanya.

Sementara Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang mengunjungi dapur tersebut mengapresiasi upaya TP PKK Kelurahan Binong yang secara terus menerus membantu mereka yang terdampak Covid-19. Hal ini menunjukkan gerakan Sabandung terus berlangsung.

“Dalam menghadapi Covid-19 tidak bisa sendirian, perlu kolaborasi dan bantuan dari semua pihak. Karena ini adalah masalah bersama,” pungkasnya. Rls

Komentari

Berita Terkait

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI
Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI
Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik
Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Jumat, 24 April 2026 - 11:21 WIB

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Berita Terbaru

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

FEATURED

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:00 WIB

Petugas berhasil menyelesaikan perbaikan jalur rel pada petak jalan Cibeber – Lampegan, dan kini dinyatakan aman untuk dilalui. PJ/Dok

FEATURED

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:21 WIB