Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telkomsel Ajak Masyarakat Rayakan Hari Bumi 2026_1A-1D: Telkomsel kembali menggelar inisiatif pelestarian lingkungan pada peringatan Hari Bumi, 22 April 2026 bertajuk Telkomsel Jaga Bumi Movement di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif ini dilakukan untuk menekan jejak emisi karbon secara kolektif dan membuka ruang aksi langsung bagi masyarakat, dengan menggelar kompetisi inovasi hijau bagi generasi muda, hingga memfasilitasi ratusan juta pelanggan untuk mendonasikan pohon lewat penukaran Telkomsel Poin. PJ/Dok

Telkomsel Ajak Masyarakat Rayakan Hari Bumi 2026_1A-1D: Telkomsel kembali menggelar inisiatif pelestarian lingkungan pada peringatan Hari Bumi, 22 April 2026 bertajuk Telkomsel Jaga Bumi Movement di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif ini dilakukan untuk menekan jejak emisi karbon secara kolektif dan membuka ruang aksi langsung bagi masyarakat, dengan menggelar kompetisi inovasi hijau bagi generasi muda, hingga memfasilitasi ratusan juta pelanggan untuk mendonasikan pohon lewat penukaran Telkomsel Poin. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Bertepatan dengan peringatan Hari Bumi 22 April 2026, Telkomsel kembali menggelar inisiatif pelestarian lingkungan bertajuk Telkomsel Jaga Bumi Movement di berbagai wilayah Indonesia.

Sejalan dengan tema Hari Bumi global “Our Power, Our Planet”, Telkomsel menggelar kompetisi inovasi hijau bagi generasi muda, hingga memfasilitasi ratusan juta pelanggan untuk mendonasikan pohon lewat penukaran Telkomsel Poin.

Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan, kami menyadari, masyarakat memiliki kemauan yang besar untuk melestarikan lingkungan, asalkan mereka memiliki akses dan infrastruktur yang memudahkan mereka untuk bertindak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oleh karena itu, Telkomsel Jaga Bumi hadir bukan sekadar program sosial perusahaan, melainkan sebagai wadah kolaborasi. Kami menyediakan ekosistem komprehensif, mulai dari kompetisi inovasi hingga fitur tukar poin menjadi pohon, agar setiap individu bisa memberikan dampak nyata bagi Bumi dan generasi mendatang,” bebernya Jumat 24 April 2026.

Telkomsel Jaga Bumi Movement

Telkomsel merancang Telkomsel Jaga Bumi Movement untuk memantik partisipasi publik melalui tiga pilar aksi:

Telkomsel Jaga Bumi Future Impact Challenge: Kompetisi nasional yang mengundang generasi muda berusia 15–35 tahun untuk beradu gagasan dan aksi nyata dalam menciptakan solusi inovatif terhadap tantangan lingkungan dan perubahan iklim.

Telkomsel membuka pendaftaran mulai 22 April hingga masa kurasi pada 5-10 Juli 2026.

Peserta terbaik akan mempresentasikan ide mereka pada sesi final pitching pada 15 Juli, sebelum sesi awarding di Yogyakarta pada 18 Juli 2026.

Talkshow Series: Telkomsel mempertemukan praktisi, pakar dan komunitas peduli lingkungan bersama pelaku industri dalam enam sesi diskusi dengan beragam topik dan tema mengenai isu iklim, ekonomi sirkular dan masa depan lingkungan yang berlangsung dari 19 Mei hingga 16 Juli 2026.

Penanaman Pohon & Lokakarya: Telkomsel juga mengajak komunitas peduli lingkungan untuk turun langsung ke empat titik strategis dalam gelaran Telkomsel Jaga Bumi Lestari untuk melakukan penanaman pohon dan lokakarya bersama warga lokal, yakni di Ciampea Bogor (4–6 Juni), Palu (18–20 Juni), Pesisir Selatan Sumatera Barat (2–4 Juli), dan Kulon Progo Yogyakarta (16–18 Juli 2026).

Tukar Poin jadi Pohon dan Sulap Limbah Plastik

Berkolaborasi dengan platform Jejak.in, Telkomsel kembali membuka program Carbon Offset. Pelanggan cukup menukarkan 5.000 Telkomsel Poin (setara 0,1 pohon) atau 50.000 Telkomsel Poin (setara 1 pohon) melalui MyTelkomsel super app atau SMS.

Telkomsel akan mengirimkan laporan perkembangan pohon tersebut langsung ke email pelanggan secara berkala.***

Komentari

Berita Terkait

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik
Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026
Kepuasan Warga Terhadap Pendidikan Nyaris Capai 84 Persen, Faktor Ekonomi Masih Jadi Kendala
Meski 85 Persen Masyarakat Puas, Waktu Tunggu di Faskes Masih Menjadi Kendala
Judol & Pinjol Picu AKI Hingga Perceraian Tinggi di Jabar
Mahasiswa Bandung Ikuti Pelatihan Barista

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Jumat, 24 April 2026 - 11:21 WIB

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat

Kamis, 23 April 2026 - 20:48 WIB

Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik

Kamis, 23 April 2026 - 15:31 WIB

Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026

Berita Terbaru

Petugas berhasil menyelesaikan perbaikan jalur rel pada petak jalan Cibeber – Lampegan, dan kini dinyatakan aman untuk dilalui. PJ/Dok

FEATURED

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:21 WIB