TasteAtlas Nobatkan Kota Bandung 10 Besar Dunia

- Penulis

Senin, 22 Februari 2021 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Karena makanan tradisional, TasteAtlas, situs berbasis di Kroasia menobatkan Kota Bandung dalam 10 kota terbaik di dunia versi TasteAtlas Awards 2020.

Situs tersebut membuat survei tentang kota yang menyajikan makanan tradisional terbaik di dunia. TasteAtlas berisi hampir 20.000 hidangan, minuman, dan bahan serta hampir 15.000 restoran, dikumpulkan dari seluruh dunia oleh tim yang terdiri dari 30 penulis dan peneliti.

Adapun beberapa makanan tradisional Kota Bandung yang menjadi favorit, seperti yang dikutip dari situs tasteatlas.com, yaitu mie kocok, batagor dan kupat tahu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut sejumlah kritikus restoran profesional dan 63.402 suara yang masuk, Kota Bandung menduduki peringkat ke 7 di dunia untuk makanan tradisional.

Dalam ajang bergengsi tersebut, Kota Bandung bersanding dengan Paris, Rome, Buenos Aires, Istanbul, Mexico City, dan Kyoto. Bahkan Kota Bandung berada di peringkat lebih unggul dari Naples, Melbourne, Lisbon, Beirut, New Delhi, Bangalore, Bangkok, Mumbai, dan Hong Kong.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan makanan tradisional kita menjadi brand untuk Kota Bandung. Wajar kalau di Bandung itu kota kuliner,” ungkap Walikota Bandung Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, pekan lalu.

Bahkan dirinya mengakui seringkali memperkenalkan makanan-makanan tradisional kepada para tamu yang berasal dari luar Kota Bandung.

“Mang Oded sering sampaikan sambil bercanda, di Bandung mah makanan cuma ada dua macam yaitu makanan enak dan enak sekali,” tuturnya serya menyebutkan di pendopo sering menyajikan kue-kue basah seperti dadar gulung.

Sementara untuk restoran autentik terbaik yaitu Batagor Kingsley, Warkop Modjok, Armor Kopi, Surabi Cihapit, dan Cireng Cipaganti. Rls

Komentari

Berita Terkait

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen
Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani
Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang
Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat
Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung
KONI Jabar Terus Matangkan Persiapan Porprov 2026
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:52 WIB

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:57 WIB

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:25 WIB

Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:58 WIB

Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat  47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. PJ/Dok

FEATURED

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Senin, 23 Mar 2026 - 12:59 WIB

Tampak para penumpang kereta api yang akan mudik ke berbagai daerah. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat melayani 415 ribu pelanggan selama 12 hari Angleb 2026.

FEATURED

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:57 WIB