Agung : Ketua Umum NPCI Tak Kan Kirim Ke Papua Jika Atlet Malas Berlatih

- Penulis

Sabtu, 29 Mei 2021 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINCANG : Ketua Tim Pelatda Jabar Agung Fajar Bayu Ajie berbincang dengan Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmadja belum lama ini. PJ-Joel

 

BANDUNG, PelitaJabar – Ketua Tim Pelatda Peparnas Jawa Barat Agung Fajar Bayu Ajie semakin memperketat pengawasan terhadap atlet terkait diberlakukannya sistim promosi dan degradasi menjelang pembentukan tim Inti Peparnas Jabar menuju Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sudah menjadi komitmen dan juga perintah tegas Ketua Umum NPCI Jawa Barat Pak Supriatna Gumilar. Jadi waktu yang tersisa ini akan dimanfaatkan pengetatan monitoring terhadap atlet yang berlatih,” jelas Agung kepada PJ Sabtu (29/5/2021).

Ketua umum NPCI Jabar mewanti-wanti untuk tidak memberikan kesempatan kepada atle yang “malas” dan berleha-leha dalam berlatih. Sehingga beberapa bulan kedepan tim monitoring secara diam-diam akan terus memantau kesiapan para atlet.

“Begitu perintah pak Ketua meluncur seperti itu, saya dengan para manejer, pelatih, Kabiro kepelatihan serta beberapa orang yang sengaja kami tunjuk secara senyap melakukan monitoring. Termasuk juga wartawan kami libatkan untuk mengawal latihan para atlet,” ucapnya.

Dikatkan, tim Peparnas yang akan diberangkatkan ke Papua adalah yang benar-benar siap lahir dan bathin untuk merebut Juara lahir bathin.

Makanya kata Agung, Ketua Umum NPCI Jabar selalu mengingatkan Cabor agar tetap menjaga motivasi, spirit dan semangat menjelang “perang” di Papua.
Sejak dimulainya Pelatda Peparnas Jabar, kata Agung yang juga PNS Disdik Kabupaten Kuningan ini dirinya dengan beberapa tim sudah melakukan monitoring latihan para atlet.

“Monitoring sudah kita lakukann jauh sebelumnya. Tapi, kali ini jauh lebih ketat. Hanya yang benar-benar siap yang kita berangkatkan di Peparnas untuk menjaga kehormatan Jawa Barat di tanah Papua,” pungkas Agung yang juga Sekum NPCI Jabar. Joel

Komentari

Berita Terkait

Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak
Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI
Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI
Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 00:01 WIB

Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Berita Terbaru

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

FEATURED

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:00 WIB