Tak Ingin Muncul Kluster Baru, DPRD Jabar Minta Perusahaan Vaksinasi Pekerja

- Penulis

Jumat, 9 Juli 2021 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Tak ingin muncul kluster baru, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mendorong, meminta sektor industri di Jawa Barat turut berkontribusi dalam percepatan vaksinasi khususnya kepada para tenaga kerja.

“Kita tidak mau atau jangan sampai terjadi kluster baru, penerapan protokol kesehatan harus menjadi perhatian serius semua pihak” jelas Yuningsih, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, saat pemantauan penerapan Pemberlakuan PPKM Darurat pada sektor industri tepatnya di PT. Plumbon International Textile (Pintex). (Foto : Dokumentasi Pribadi), Kamis (8/7/2021).

Pihaknya menekankan kepada pada pihak perusahan agar mentaati dan mematuhi peraturan-peraturan sebagaimana tertuang pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari Pemerintah Pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti memberlakukan sistem Work From Home (WFH) 100% bagi sektor non esensial dan 50% bagi Work From Office (WFO) bagi sektor esensial dan 100% untuk sektor kritikal WFO.

Anggota DPRD Jabar dari Dapil Jabar XII tersebut menambahkan, lonjakan kasus positif covid-19 terjadi merata baik di wilayah Cirebon dan Indramayu, bahkan untuk di Indramayu beberapa Puskesmas terpaksa lockdown.

Peningkatan kasus positif khususnya di wilayah Cirebon dan Indramayu harus menjadi perhatian serius seluruh elemen masyarakat.

“Saya berharap semua unsur saling bergandengan tangan bahu membahu dan tidak saling menyalahkan” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen
Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani
Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang
Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat
Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung
KONI Jabar Terus Matangkan Persiapan Porprov 2026
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:52 WIB

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:57 WIB

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:25 WIB

Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:58 WIB

Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat  47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. PJ/Dok

FEATURED

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Senin, 23 Mar 2026 - 12:59 WIB

Tampak para penumpang kereta api yang akan mudik ke berbagai daerah. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat melayani 415 ribu pelanggan selama 12 hari Angleb 2026.

FEATURED

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:57 WIB