Alumni SMKN 1 Ciptakan Oxygen Maker

- Penulis

Jumat, 16 Juli 2021 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Seorang warga Cimahi bernama Hendra Setiawan, berhasil menciptakan alat penghasil oksigen atau oxygen maker. Inovasi tersebut merupakan rasa kepeduliannya di masa yang serba sulit saat ini.

Sebagai praktisi tata udara, alat pengganti tabung oksigen yang menghasilkan oksigen kadar 25% tersebut cukup membantu keluarga dan warga sekitar sebagai pertolongan pertama.

“Karena dasar keprihatinan, terlebih saya punya teknologinya, akhirnya saya kembangkan,” papar Hendra di kantornya, Jln. Mahar Martanegara No. 321, Kota Cimahi, Kamis (15/7/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Head Director PT Sinverho Energi Indonesia itu menjelaskan, alat yang dibutuhkan untuk membuat oxygen maker ini adalah tabung plastik, elektronik shell berupa lempengan stainless, selang, dan terminal listrik stainless murni antikorosi.

Alumi SMKN 1 Cimahi ini melanjutkan, alat tersebut merupakan lambang kepedulian sekaligus keprihatinannya melihat kondisi saat ini.

“Alat ini hadir di sela-sela kesibukan kita bertahan hidup. Saya harap alat ini bisa jadi penolong,” ucap lulusan Teknik Elektro Universitas Jenderal Ahmad Yani tersebut.

Namun, saat ini dirinya belum mengkomersialkan alat tersebut. Alasannya belum uji lab. Untuk itu, Hendra berharap laboratorium kesehatan di sekitarnya bisa menguji alatnya tersebut.

“Saya pikir, untuk alat kesehatan seperti ini prosesnya memang panjang. Mudah-mudahan pihak seperti Labkesda atau lab lainnya bisa membantu mengetes dan menguji kelayakan alat ini,” harapnya.

Selain mengasah kemampuannya di dunia kerja dan wirausaha yang ia tekuni hari ini, ilmu dasar seputar tata udara telah ia dapatkan sejak duduk di bangku SMK. Hendra merupakan alumni SMKN 1 Cimahi jurusan teknik pendingin dan tata udara.

Hendra mengajak para pelajar Cimahi khususnya untuk berani berinovasi.

“Motivasi diri dengan menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI
Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI
Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik
Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Jumat, 24 April 2026 - 11:21 WIB

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Berita Terbaru

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

FEATURED

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:00 WIB

Petugas berhasil menyelesaikan perbaikan jalur rel pada petak jalan Cibeber – Lampegan, dan kini dinyatakan aman untuk dilalui. PJ/Dok

FEATURED

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:21 WIB