F-PDI Perjuangan Minta Direksi PT KAI Dievaluasi

- Penulis

Selasa, 23 November 2021 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Terkait tindakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang melakukan penggusuran rumah di jalan Anyer Dalam Kelurahan Kebon Waru, Batununggal Bandung, Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Jawa Barat Memo Hermawan mengaku prihatin dan mengecam keras.

Menurutnya, PT KAI tidak mempertimbangkan segi kemanusiaan.

Seharusnya, perusahaan BUMN itu gunakan cara humanis, mengingat warga sudah puluhan tahun tinggal di lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘Kami, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, sangat prihatin dengan tindakan PT KAI yang tidak mempertimbangkan sisi kemanusiaannya dalam melakukan eksekusi lahan di lokasi tersebut,’ tegas Memo, Senin 22 November 2021.

Dia prihatinan, lantaran ada laporan dari warga mengenai kekerasan yang dilakukan petugas.

Karena itu, pihaknya meminta agar Gubernur Jabar turun tangan guna menyelesaikan persoalan ini.

‘Gubernur harus segera turun ke lapangan mencari solusi untuk melindungi warganya, dan ikut serta memediasi PT KAI dengan masyarakat Jawa Barat yang diperlakukan tidak manusiawi,’ cetusnya.

Tak hanya itu, pihaknya pun meminta Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN untuk mengevaluasi jajaran direksi PT KAI terkait kejadian ini.

F-PDI Perjuangan Jabar juga akan berkoordinasi dengan Komisi VI DPR RI untuk menyikapi tindakan PT KAI yang arogan dan sewenang-wenang pada rakyat.

Terlebih penggusuran ini dilakukan untuk membangun sebuah pusat bisnis.

‘Kami dari Fraksi PDI Perjuangan memohon kepada Presiden Jokowi untuk mengevaluasi direksi PT KAI yang telah memperlakukan rakyat Jawa Barat dengan tidak manusiawi,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB