Pajak Bonus Atlet Mencekik, NPCI Jabar Layangkan Nota Keberatan

- Penulis

Selasa, 7 Desember 2021 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Boro-boro gembira karena mendapatkan bonus hasil perjuangan di Pekan Paralimpik Naaional (Peparnas) di Papua. Yang ada malah kekecewaan melihat besaran pajak yang dikenai kepada para atlet, pelatih yang offisial lainya terlalu besar.

Raut wajah kecewa tak dapat dibendung, tatkala ratusan atlet, pelatih dan offisial kontingen Peparnas Jabar mengurusi pencairan bonus lewat bank bjb di komplek Dispora Jabar Arcamanik Selasa 7 Desember 2021.

‘Sebagai pimpinan di NPCI Jabar, saya harus menagkap raut kekecewaan atlet saya ini dan mencari solusi yang terbaik,’ jelas Supriatna Gumilar kepada PJ saat dimintai komentarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan langkah cepat, Supriatna mengumpulkan para manajer Cabang Olahraga (Cabor) untuk mendapatkan masukan terkait besaran pajak progresif yang sangat ‘mencekik’.

KECEWA : Para atlet Peparnas Jabar saat mengurusi buku tabungan bank bjb dan ATM untuk mencairkan bonus di komplek Dispora Jabar, Selasa (7/12/2021). Para atlet dan pelatih serta ofisial kecewa karena pajak bonus mencekik. PJ-Joel

‘Saya kumpulkan para manejer untuk mendapatkan masukan terkait pajak itu. Saya juga minta agar para manajer mengumpulkan buku tabungan dan ATM yg sudah diterima para atlet dan pelatih agar tidak digunakan dulu,’ katanya.

Intinya pertemuan para manejer ini akhirnya memutuskan dan tertuang dalam berita acara, semua manajer keberatan dengan besaran pemotongan pajak tersebut.

Mereka meminta kepada Ketua NPCI Jabar untuk memfasilitasi pengajuan nota keberatan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga dan Direktorat Jendral (Dirjen) Pajak Jawa Barat.

‘Pada nota keberatan itu para manejer juga sepakat untuk men-nol kan pajak merujuk pemberian bonus di Paralimpiade Tokyo 2021 yang diberikan Bapak Presiden,’ tegas Supriatna.

Nota keberatan itu akan dilayangkan kepada kedua instansi Dispora dan Dirjen Pajak secepatnya.

‘Kita akan layangkan secepatnya. Saya pribadi dan pimpinan NPCI Jabar tidak mau para atlet dan pelatih terlalu larut ‘gaduh’ dengan persoalan pajak yang sangat mencekik ini,’ pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB