Dewan Nilai Underpass Sriwijaya Cimahi Solusi Kemacetan

- Penulis

Rabu, 23 Februari 2022 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI, PelitaJabar – DPRD Provinsi Jawa Barat menilai keberadaan Under Pass Sriwijaya di Kota Cimahi dapat menjadi akses penunjang Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Walaupun saat ini masih ditujukan untuk mengurai kemacetan di sekitar Jalan Dustira-Sriwijaya, Kota Cimahi.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, pihaknya bersyukur di hari yang bagus Under Pass Sriwijaya dapat diresmikan.

‘Alhamdulillah di tanggal yang cukup bagus, tanggal 22, bulan 2, tahun 2022, kurang lebih jam 2 telah diresmikan Under Pass Sriwijaya. Ini adalah under pass pertama di Kota Cimahi, berkat dukungan Pemprov Jabar dalam pembangunanya,” kata Ineu di Kota Cimahi, Selasa 22 Pebruari 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia meminta masyarakat maupun memiliki rasa memiliki terhadap under pass tersebut. Sehingga, keberadaan infrastruktur pengurai kemacetan yang diberikan untuk Kota Cimahi itu selalu terjaga dan bersih.

Disinggung potensi pembangunan infrastruktur pengurai kemacetan di daerah besar lainnya, Ineu meminta pihak terkait juga berusaha menyelesaikan kemacetan dengan hal yang sama.

‘Di Kota Bandung ada beberapa jalan layang, kali ini di Kota Cimahi. Pemkot Cimahi juga tadi menyampaikan ingin ada alternatif kembali, buat under pass atau fly over di wilayah lain agar bisa mengurai kemacetan,’ bebernya.

Selain mengurai kemacetan Ineu menilai Under Pass Sriwijaya menjadi akses pendukung menuju stasiun kereta cepat di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Sebab, pembangunan awal KCJB mengalami perubahan pemberhentian akhir.

“Tadi seperti Pak Gubernur sampaikan, perencanaan kereta cepat yang semula di Tegalluar tapi saat ini direncanakan di Padalarang. Otomatis pemanfaatan jalur penopang ini akan makin padu,” tambahnya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Jabar, Buky Wibawa Karya Guna menambahkan, pihaknya bergembira dengan adanya Under Pass Sriwijaya. Pasalnya, program pembangunan infrastruktur tersebut memang sudah dirancang cukup lama.

‘Kami terus memberikan dukungan terhadap pembangunan under pass tersebut,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB