Wow, Dago Makin Indah Tanpa Kabel

- Penulis

Sabtu, 5 Maret 2022 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Kawasan jalan Ir H. Juanda yang lebih dikenal dengan Dago, tampak makin indah.

Pasalnya, perkembangan pemindahan kabel udara ke bawah tanah (groundbreaking ducting) eningkat signifikan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna saat meninjau penurunan kabel di Simpang Dago (Cikapayang), Jumat 4 Maret 2022 malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati masih ada sisa kabel dari provider Telkom dan PLN, tetapi Ema mengapresiasi perkembangan signifikan ini. Ia juga menargetkan sisa penurunan kabel (ducting) di ruas Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) selesai pertengahan Maret.

“Kita targetkan di akhir Februari, namun kita berikan dispensasi karena Telkom baru bisa menyelesaikan proses penurunan di pertengahan Maret. Konsumennya sangat banyak, sekitar 1.500. Namun progresnya kami apresiasi,” ucap Ema.

Setelah penurunan kabel Telkom, ke depannya Ema memastikan hanya kabel PLN saja yang tersisa di ruas jalan Dago.

Ia menjelaskan, hal ini terjadi karena penurunan kabel tidak masuk dalam bagian terencana PLN di tahun anggaran 2022.

Meski begitu, Ema memastikan pihak Pemkot Bandung akan terus berkoordinasi agar PLN bergabung dengan program ducting ini.

“Karena bagaimanapun program ducting ini, semua harus ikut (menurunkan kabel ke bawah). Sehingga kota ini makin bisa rapi dan tertib. Tidak ada lagi kabel-kabel di udara, tidak ada lagi tiang-tiang liar yang mengganggu dari aspek estetika dan lain-lain,” bebernya.

Pada Jumat malam, penurunan dilakukan di persimpangan lintasan (crossing) simpang Dago (sebrang Taman Cikapayang di depan Bank Danamon).

Waktu malam dipilih dengan alasan menyesuaikan volume kendaraan yang melintas di ruas jalan.

“Target kami di tahun ini, program ducting 13 ruas jalan Kota Bandung selesai. Dan progresnya harus signifikan,” tutupnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terbaru

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB