Bupati Garut Sebut Rencana Bangun Kawasan Industri

- Penulis

Kamis, 21 April 2022 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, PelitaJabar – Bupati Garut Rudy Gunawan mengungkapkan, Kabupaten Garut saat ini tengah melakukan recovery untuk meningkatkan kembali semangat setelah terpuruk akibat Pandemi Covid-19.

‘Laju perkembangan ekonomi dulu -1 koma sekian sekarang kami sudah plus lagi pak diatas 3,7 mudah-mudahan kami bisa lanjut menuju angka 5 kembali,’ paparnya saat menyambut Menko Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam kunjungan kerja ke industri kulit PT. Garut Makmur Perkasa (GMP) di Jalan Sudirman, Kabupaten Garut, Kamis 21 April 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, saat ini Kabupaten Garut memiliki kawasan industri dengan pegawai hampir 60 ribu karyawan. Ia mengatakan tak lepas dari saran-saran Menperin RI.

‘Alhamdulillah sekarang kami sudah mempunyai kawasan industri banyak pegawai yang masuk di dalam kawasan industri jumlahnya lebih dari 60 ribu orang, ini berkat saran-saran yang diberikan oleh Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita kepada saya 2014 menginstruksikan supaya Garut mempunyai kawasan industri sehingga beliau menyarankan kepada saya supaya mengubah RT/RW,” ucapnya.

Pemkab Garut sudah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 100 hektar di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, yang nantinya akan digunakan sebagai industri yang berhubungan dengan olahan kulit.

‘Alhamdulillah Pak Menteri kami sekarang punya kawasan industri dan industri yang berhubungan dengan kulit akan kita pindahkan ke kawasan Selaawi seluas 100 hektar lebih, disitu akan dilakukan satu industri yang terintegrasi kami mohon bantuan bapak untuk bisa memfasilitasi investor investor lain yang bisa menjadi bagian dari industri di Kabupaten Garut,’ katanya.

Sementara Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menuturkan, kunker ini sebagai Program Pembinaan UMKM melalui Pengelolaan Terpadu ( factory sharing) UMKM.

‘Kunjungan kerja ini untuk meninjau ekosistem industri kulit dan UMKM pengrajin kulit di Garut,’ ucap Airlangga.

Kunjungan diawali dengan factory touring meninjau fasilitas pabrik, lalu penyerahan KUR secara simbolis kepada 2 UMKM pengrajin kulit binaan BNI.

Menko Airlangga juga mengunjungi stand UMKM berbagai produk kerajinan kulit serta berdialog dengan para pelaku UMKM tersebut.

‘Secara on the spot, tadi ada tambahan sekitar 3 pengusaha UMKM yang omzetnya antara 500-300 juta per bulan dan Alhamdulillah dalam pandemi, mereka tidak mem PHK-an karyawan. Karena itu diberi tambahan kredit antara 500 sampai dengan 300 juta,’ tegasnya.

Pemerintah menyiapkan KUR sebesar Rp 383 triliun, dengan subsidi bunga 3 persen.

“Diharapkan UMKM untuk terus mengakses KUR. Karena KUR telah disiapkan Pemerintah sebesar Rp373,17 Triliun dengan subsidi bunga 3%, jadi silahkan dimanfaatkan,’ pungkasnya.

PT Garut Makmur Perkasa sendiri merupakan pabrik penyamakan kulit terbesar di Indonesia dan telah memiliki fasilitas standar untuk pengolahan limbah. Jang

Komentari

Berita Terkait

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terbaru

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB