Lambat Tangani Korupsi, GMBI Datangi Kejati

- Penulis

Kamis, 22 November 2018 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Lambannya penanganan korupsi, membuat ribuan massa LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) kembali menggeruduk kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar.

Aksi diwarnai kericuhan saat massa ingin mendobrak pagar kantor Kejati. Beruntung emosi bisa diredam Kepala Divisi Pengamanan GMBI, Igor. Massa juga meneriaki lembaga penegak hukum itu “Kejaksaan Tinggi Mandul”.

Dalam aksinya, GMBI menyayangkan lambannya penanganan kasus dugaan korupsi di sejumlah daerah di Jabar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Distrik Kota Bandung LSM GMBI, Moch Mashur (Abah) mengatakan, aspirasi GMBI di Kejati Jabar untuk menindaklanjuti laporan dugaan kasus korupsi.

“Kami menganggap penegak hukum mandul. Karena itu kami menantang Kepala Kejati Jabar segera menindaklanjutinya,” tegas Abah disela aksi di Kantor Kejati Jabar, Kamis (22/11).

Abah menilai, Kejati masih bisa diintervensi pihak lain, seperti kasus BCCF dan mesin parkir Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

“Kasus di Tasikmalaya, Bekasi dan Cirebon masih mandek di Kejari. Bahkan ada arogansi  TP4D beberapa proyek di Kota Bandung,” beber Abah.

Senada, Sekjen LSM GMBI, Bembie Juliansyah menyayangkan lambannya penanganan dugaan kasus korupsi. Ia juga membantah pernyataan pihak Kejati, bahwa laporan yang disampaikan GMBI belum cukup bukti.

“Apanya kurang cukup? Contohnya kasus mesin parkir Kota Bandung dan BCCF yang buktinya sudah cukup,” tanya Bembie dengan nada heran.

Seharusnya, tambah dia, laporan yang disampaikan menjadi bukti awal pihak Kejati untuk melakukan penyelidikan. “Bukannya minta sama kami lagi,” pungkasnya. Mal

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB