Kasal : TNI Harus Menjadi “Learning Organization”

- Penulis

Jumat, 7 Desember 2018 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SI.P mengungkapkan, pendidikan reguler Sesko TNI merupakan salah satu pilar mewujudkan calon pimpinan TNI di masa mendatang.

Menurutnya, perkembangan dunia berlangsung sangat cepat. Revolusi industri 4.0 bukan sekedar istilah, namun telah mengubah berbagai tatanan dengan cepat. Akibatnya spektrum ancaman menjadi semakin kompleks dan menuntut setiap negara menyiapkan diri menghadapinya.

“Karena itu saya menjadikan organisasi TNI yang adaptif sebagai salah satu program prioritas. TNI harus menjadi learning organization, organisasi yang mampu menyerap setiap kemajuan guna memperkuat dan memperkokoh diri,” jelas Kasal saat menutup Pendidikan Reguler XLV Sekolah Staf dan Komando TNI 2018 di Sesko TNI Bandung Kamis (7/12).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, tambahnya, dibutuhkan kerjasama dan sinergi dengan berbagai komponen bangsa. Berbagai bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah, TNI menunjukkan diri sebagai komponen bangsa yang diterjunkan segera saat terjadi bencana.

“TNI tidak dapat bergerak sendiri, dibutuhkan partisipasi aktif setiap instansi terkait, bahkan masyarakat itu sendiri. Itulah sebabnya saya katakan synchronized energy, energy yang dipadukan. Perpaduan berbagai kemampuan menghasilkan output yang lebih baik, dahsyat daripada sendiri-sendiri,” pungkasnya didampingi Dansesko TNI Laksamana Muda TNI Deddy M. Pribadi, S.H M.A.P.

Sebanyak 150 perwira TNI berpangkat Kolonel terdiri dari TNI AD 59 aorang, ATNI AL 42 orang, TNI AU 38 orang, Polri 6 orang dan 5 perwira siswa dari negara sahabat menyelesaikan pendidikan selama 9 bulan. Mal

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB