M. Rizaldi Hasibuan, Senjata Bertanding Adalah Doa Orang Tua

- Penulis

Minggu, 13 November 2022 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG, PelitaJabar – Bungsu dari empat bersaudara ini paham betul jika ridho orang tua adalah ridhonya Allah.

Muhammad Rizaldi Hasibuan juga mengerti, apapun yang dilakukan, tidak akan berhasil jika tidak mendapatkan ridho Ilahi.

“Terutama ibu. Doa seorang ibu adalah senjata pamungkas untuk bertanding dan pintu untuk mengharap segala sesuatunya agar doa dikabulkan Allah. Saya sangat percaya hal itu. Karena itulah yang diajarkan agama saya. Dan pelajaran itu saya dapatkan dari keluarga sejak kecil,” ucap anak muda yang akrab di sapa Rizal ini kepada PJ Minggu 12 November 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peraih medali emas berturut-turut pada PON 2016 Jabar dan PON 2021 Papua ini mengingatkan, agar jangan sekali-kali menyakiti hati orang tua, terkhusus ibu.

Bicara soal beladiri taekwondo asal Korea ini bagi Rizal yang lahir 18 Agustus 25 tahun yang lalu itu, mengaku sudah mempelajarinya sejak kelas 3 Sekolah Dasar (SD).

“Dari kecil sudah belajar taekwondo. Awalnya sih diajak Om dan ayah sampai sekarang. Taekwondo itu unik. Bagi saya sangat spesial karena beladiri ini mengkhususkan dengan keterampilan kaki. Jadi, ya saya senang,” tutur pria yang memiliki tinggi badan 180 cm dan tinggal di Jalan Riung Ampuh No.6 Kota Bandung ini.

Anak pasangan A Halim Hasibuan (ayah) dan Siti Fatimah (ibu) ini sudah menyelesaikan S-1 Pariwisata, Management Resort & Leisure UPI Bandung.

Bak kata pepatah sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Rizal berhasil menyelesaikan kuliahnya dan juga mengukir prestasi di dunia olahraga taekwondo.

“Tak ada kesuksesan yang akan di dapat tanpa adanya dukungan kedua orang tua. Dapat menyekesaikan kuliah lalu berprestasi di taekwondo itu sudah saya rasakan berkat orang tua khususnya ibu. Sekali lagi khusus ibu. Ini yang paling berperan karena dukungannya melebihi kekuatan yang ada pada diri saya,” tegas Rizal.

Soal medali emas yang di dapat di Porprov XIV tahun 2022 lalu di Kabupaten Subang, Rizal merpersembahkan untuk kedua orang tuanya.

“Medali emas ini saya persembahkan pastinya untuk orang tua saya dan  keluarga. Dan terkhusus untuk Kota Bandung tercinta. Ini emas yang sangat spesial,” katanya.

Kenapa..?

“Karena setelah 3 Porprov mulai di 2014 Kabupaten Bekasi dan 2018 di Kabupaten Bogor saya belum pernah memberikan medali emas untuk Kota Bandung. Dan baru terjadi di Subang mengalahkan Daffa dari Kabupaten Bogor sama-sama di Pelatda kelas Kyorugi 74 kg,” tambahnya.

Bagi Rizal, medali emas yang diperolehnya di Porprov Subang adalah sejarah karena mampu menorehkan tinta emas.

“Sangat berkesan dan bangga sekali. Akhirnya di akhir karir saya di taekwondo ini saya bisa menyumbangkan dan menorehkan tinta emas untuk Kota Bandung. Ahamdulillah bisa membawa tim taekwondo kota bandung juara umum pada Porprov 2022 ini,” ucapnya sambil menyebutkan berkali-kali syukur Alhamdulillah.

Diakhir percakapan Rizal berharap dirinya di taekwondo khususnya Jawa Barat semoga tetap bisa menjaga marwah juara di setiap pertandingan

“Semoga saya dapat memberikan kontribusi prestasi terbaik bagi Jawa Barat. Selain itu saya juga berharap muncul bibit bibit atlet baru yang lebih baik dari diri saya,” harapnya.

Baginya, yang terpenting adalah tetap mempertahankan marwah Jawa Barat sebagai kiblat taekwondo Nasional. Joel

Berikut Data Prestasi :

 

Emas PON JABAR 2016

Emas Kejurnas Banten Open 2017

Emas Kejurnas UPI Challenge 2018

Emas Kejurnas UIN 2018

Perungu Thailand Open 2018

Emas Pra PON 2019

Emas PON PAPUA 2021

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB