Tim Panahan Kota Bandung Tidak Beruntung di Peparda 2022

- Penulis

Minggu, 27 November 2022 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, PelitaJabar – Tim panahan Kota Bandung  akhirnya harus menunda hasrat mencapai target setelah dihari terakhir pertandingan Sabtu (26/11/2022) hanya mampu menambah satu medali perak pada Pekan Paralympik Daerah (Peparda) VI tahun 2022 Jawa Barat, yang berlangsung di d’Khayangan archeri, Kabupaten Bekasi.

Tim panahan Kota Bandung hanya mampu mempersembahkan satu medali perak lagi di nomor recurve beregu putra dengan menurunkan atlet Bediyana, Agus Mulyana dan Aris Winarto.

Menurut pelatih tim Panahan Kota Bandung Hadi, total perolehan medali tim panahan kota Bandung adalah 3 medali perak dan 2 medali perunggu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Medali perak yang di dapat sebelumnya berasal dari atlet Langgeng (putra) yang turun di nomor Standar Standing dan Linda Rompas (putri) yang turun di nomor Standar Nasional W2.

Sementara 2 medali perunggu di dapatkan dari atlet Jeremy Grandy W1 dan dari Bediyana yang turun di nomor Recurve Standing.

‘Tidak mendapatkan medali emas bukan berarti anak-anak gagal pada Peparda VI ini. Saya rasa tidak,’ ucap Hadi.

Hanya saja katanya persiapan daerah lain lebih baik dari tim Kota Bandung.

Selain kata dia tim-tim lain juga memiliki lapangan sendiri untuk berlatih.

Terbukti atlet-atlet yang menjadi rival Kota Bandung seperti tuan rumah Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Indramayu memiliki fasilitas tempat latihan yang sangat representatif.

‘Ya kalau mau dibanding-bandingkan ya seperti itu. Yang jelas usaha anak-anak sudah sangat maksimal,’ ujarnya.

Secara pribadi selaku pelatih dan tim panahan Peparda Kota Bandung dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua NPCI Kota Bandung pak Adik Fachroji dan juga pemerintah Kota Bandung.

‘Saya pribadi mau pun tim mohon maaf atas hasil yang kami capai pada Peparda VI di Kabupaten Bekasi. Ini semua tanggungjawab saya secara tehnis. Dan saya katakan anak-anak sudah berjuang maksimal,’ pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen
Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani
Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang
Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat
Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung
KONI Jabar Terus Matangkan Persiapan Porprov 2026
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:52 WIB

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:57 WIB

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:25 WIB

Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:58 WIB

Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat  47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. PJ/Dok

FEATURED

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Senin, 23 Mar 2026 - 12:59 WIB

Tampak para penumpang kereta api yang akan mudik ke berbagai daerah. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat melayani 415 ribu pelanggan selama 12 hari Angleb 2026.

FEATURED

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:57 WIB