Wahyu Sebut Angklung Ajarkan Harmonisasi & Gotong Royong

- Penulis

Jumat, 20 Oktober 2023 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BANDUNG, PelitaJabar – “Cikaracak ninggang batu, laun-laun jadi legok“.

Pepatah Sundayang bermakna untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan konsistensi.

“Konsistensi adalah kunci untuk berhasil. Terus berusaha jika gagal. Terus cari cara, cari yang baik untuk menggapai tujuan, seperti batu yang pelan-pelan berlubang saat ditetesi air terus-menerus,” beber Kadisdik Jabar, Wahyu Mijaya saat menjadi pembicara pada Workshop Apresiasi Seni di SMAN 1 Margahayu, Kabupaten Bandung, Kamis 19 Oktober 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengangkat tema “Pembentukan Karakter & Jatidiri Melalui Apresiasi Seni Budaya Kabupaten Bandung”, menurut Kadisdik, kesenian dan budaya Sunda memiliki pembelajaran karakter di dalamnya.

Contohnya Angklung. Alat musik dari bambu tersebut mengajarkan tentang harmonisasi, gotong-royong, kepatuhan, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Perbedaan yang ada menjadi satu kesatuan,” ujarnya.

Selain itu, Kadisdik mendorong siswa untuk andal berevolusi mengikuti perkembangan zaman.

“Orang yang kuat belum tentu bisa bertahan (menghadapi perubahan zaman) maka harus bisa berevolusi untuk beradaptasi dengan peradaban,” imbuhnya.

Namun, Kadisdik menegaskan, siswa harus bisa menguasai ilmu yang tidak akan pernah oleh waktu, yakni kepemimpinan.

Hadir Rektor Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Retno Dwimarwati dan perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI.

SMAN 1 Margahayu adalah 1 dari enam sekolah yang disambangi roadshow Gerakan Nasional Revolusi Mental.***

Komentari

Berita Terkait

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar
Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak
Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI
Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI
Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 11:04 WIB

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Minggu, 26 April 2026 - 00:01 WIB

Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Berita Terbaru

Epriyanto Kasmuri kembali terpilih memimpin Perbasi Jabar dalam Musda ulang. PJ/Joel

FEATURED

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Minggu, 26 Apr 2026 - 11:04 WIB

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

FEATURED

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:00 WIB