Atletik Jabar Bidik 30 Emas di Peparnas XVIII 2024

- Penulis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Sebanyak 75 atlet Cabang Olahraga (Cabor) atletik yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Pekan Paralympik Nasional (Peparnas) Jawa Barat membidik 30 medali emas pada Peparnas XVIII yang akan berlangsung 6 hingga 13 Oktober 2024 di Surakarta Jawa Tengah.

“Mohon doanya, insha Allah kami dapat mewujudkan jumlah medali emas yang kami bidik di Peparnas nanti. Meski kami ada kegundahan dalam hati karena belum munculnya Technical Hand Book (THB) sampai saat ini,”kata manejer tim Cabor atletik Peparnas Suprayitno kepada PJ Selasa (6/8/2024).

Dikatakan Kang Yitno begitu manejer ini akrab dipanggil, dirinya agak kecewa karena terjadinya pemangkasan 12 medali emas Jawa Barat, karena tidak dipertandingkannya beberapa nomor kategori tuna rungu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena lumbungnya tuna rungu dan tuna netra adalah andalan bagi Jawa Barat.

Sementara tuna rungu tidak dipertandingan. Sementara tuna daksa pasti gudangnya Jawa Tengah selaku tuan rumah, yang dipertandingkan di Peparnas kali ini.

Namun kang Yitno tidak patah semangat.

Dari bidikan 30 medali emas itu dia memprediksi dapat dihasilkan tidak hanya dari nomor-nomor lari. Tapi juga berpeluang dari nomor-nomor lempar dan lompat.

“Kita banyak atlet yang muda-muda yang memang disiapkan oleh Pengcab Pengcab untuk tampil di Peparnas. Jadi kita berpeluang dari mereka baik di nomor sprint dan nomor-nomor lainnya,” kata Kang Yitno yang juga Ketua Umum NPC Kabupaten Indramayu ini.

Secara umum, kondisi para atlet atletik Jawa Barat yang masih menjalani Pelatda Peparnas sangat baik dan fresh.

“Kondisi atlet Alhamdulilkah sangat baik dan tidak ada masalah apa pun. Fresh dan selalu semangat,” ucap Kang Yitno.

Hanya saja kendala yang muncul dan selalu menggangu adalah jadwal latihan di sirkuit atletik Padjajaran yang terganggu karena dipakai untuk kegiatan lain.

“Ini sangat menggangu program tim pelatih. Kadang-kadang sirkuit atletik di pakai kegiatan O2SN, atlet yang disiapkan ke PON dan juga latihan Cabor lain dan komunitas senam lainya. Jadi program yang sudah direncanakan jadi mundur. Tapi saya bersyukur pelatih dan asisten pelatih bisa mengatasinya,” paparnya.

Persiapan menjelang Peparnas kali ini sangat luar biasa. Di Peparnas Papua persiapan sampai 9 atau 10 bulan. Kali hanya 4 bulan. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri.

“Ini beban berat juga sih dengan waktu cuma 4 bulan. Tapi apa boleh buat. Ketua NPCI Jabar kita Pak Hary selalu menyemangati semua Cabor. Luar biasa. Inilah yang membuat kami dan semua tim termotivasi berlatih,” tambahnya.

Dia salut karena Ketua NPCI Jabar Hary Sutanto juga tidak membeda-bedakan Cabor.

“Beliau tidak pernah memilih atau memilah Cabor. Tidak ada unggulan. Semua sama. Termasuk Cabor yang “newscomer” atau pendatang baru seperti anggar, sepeda dan taekwondo, perlakuannya sama. Anggaran yang diberikan Ketua juga tidak jauh berbeda,” pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB