Maulid Nabi, Teladan Kepemimpinan Rasulullah Saw Bagi Ummat Manusia

- Penulis

Rabu, 25 September 2024 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAUM muslim kembali memperingati Maulid Nabi yang dimaknai sebagai kelahiran manusia mulia pembawa risalah Islam yang diutus Allah Swt,  untuk seluruh ummat manusia, rahmat bagi semesta alam dan sebagai suri teladan kepemimpinan dunia.

Tidak hanya penyampai risalah, Nabi Muhammad SAW diutus sebagai pelaksana fungsi dan tugas negara.

Memperingati momen kelahiran Nabi Muhammad SAW bukanlah merayakan ulang tahun beliau. Tetapi sebagai upaya memfokuskan kembali mata hati kita pada sosok manusia yang paling berjasa dalam hidup dan peradaban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agar kita menjadikan beliau SAW sebagai satu-satunya contoh model dan uswah terbaik dalam menapaki ragam sisi kehidupan.

Karena dalam diri Rasulullah SAW terdapat suri teladan dalam berkeluarga, dalam memimpin masyarakat dan negara, juga ragam aspek kehidupan lainnya.

Risalah yang di bawa oleh Rasul, yaitu Islam sejatinya harus dijadikan landasan berfikir ketika melakukan segala aktivitas.

Artinya, setiap aktivitas yang kita lakukan haruslah sesuai dengan aturan aturan yang ada di dalam Islam itu sendiri.

Disamping itu, Islam juga harus diwujudkan secara praktis melalui keberadaan negara dan peradaban.

Hal ini tampak dari aktivitas politik beliau, baik selama berdakwah di Makkah maupun Madinah.

Di Madinah ditunjukkan oleh aktivitas politik bahwa beliau SAW adalah pemilik wewenang dan tanggung jawab pada level negara.

Beliau adalah pelaksana langsung fungsi asli negara juga sebagai junnah (pelindung) bagi manusia dari berbagai kezaliman dan kerusakan.

Di sisi lain, beliau juga sebagai raa’in, yaitu pihak yang paling bertanggung jawab dalam pengurusan kemaslahatan publik di samping urusan agama.

Seperti aspek pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat (kesehatan, pendidikan, sandang dan pangan). Demikian juga perumahan, pemukiman, transportasi dan energi.

Tidak hanya itu, karakter beliau Nabi Muhammad SAW secara personal juga sangatlah patut untuk diteladani seperti takwa, berkepribadian pemimpin tetapi memiliki sifat lemah lembut.

Hubungannya dengan rakyat diliputi nasihat, dan kehati-hatian dari menyentuh harta rakyat.

Berbeda jauh dengan realita yang terjadi saat ini. Dimana fungsi asli negara telah mati.

Kelalaian negara dalam mewujudkan kemaslahatan masyarakat, utamanya dalam pemenuhan hajat hidup asasi, menjadi karakter dan sudah berada pada puncaknya.

Sosok pemimpin yang seharusnya menjadi junnah dan raa’in, tidak nampak sama sekali.

Yang terjadi justru kehidupan bernegara yang diliputi politik transaksional, kecenderungan mempertahankan dinasti kepemimpinan dan hanya mengakomodir oligarki dan pemilik modal.

Rakyat hanya dijadikan sapi perah, yang hanya diperlukan suaranya setiap 5 tahun sekali.

Oleh karenanya, kehadiran kembali kepemimpinan Islam yang menerapkan aturan Islam secara menyeluruh dalam semua aspek kehidupan hari ini adalah perkara urgen yang tidak perlu diperdebatkan lagi.

Lebih dari itu, ia merupakan kewajiban dari Allah Swt. kepada kita semua.

Wallahualam bis showab

Komentari

Berita Terkait

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar
Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak
Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI
Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI
Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 11:04 WIB

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Minggu, 26 April 2026 - 00:01 WIB

Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Berita Terbaru

Epriyanto Kasmuri kembali terpilih memimpin Perbasi Jabar dalam Musda ulang. PJ/Joel

FEATURED

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Minggu, 26 Apr 2026 - 11:04 WIB

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

FEATURED

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:00 WIB