Dorong Penurunan Stunting, Menteri Kependudukan & Pembangunan Keluarga Kunjungi Ceting

- Penulis

Jumat, 13 Desember 2024 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, PelitaJabar – Guna mendorong upaya percepatan penurunan stunting, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., mengunjungi Rumah Cegah Stunting (Ceting) di Kec. Tamansari, Kab. Bogor (13/12/2024).

Tak hanya itu, dirinya juga meminta semua pihak turut mensukseskan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

“Risiko stunting dimulai sejak kehamilan, sehingga ibu harus sehat dan memiliki asupan gizi yang cukup. Program seperti ini perlu terus dievaluasi agar memberikan dampak nyata,” kata Wihaji didampingi Kaper BKKBN Jawa Barat Fazar Supriadi Sentosa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan metode intervensi intensif selama 30 hari, program ini melibatkan anak-anak dan orang tua dalam kegiatan pemberian nutrisi serta edukasi keluarga.

Hingga saat ini, sebanyak 65 balita konsisten mengikuti program tersebut dan menunjukkan peningkatan signifikan di Ceting.

“Kami sangat mengapresiasi Jimmy Hantu Foundation sebagai teladan dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting,” ucapnya.

Sementara Pendiri Jimmy Hantu Foundation, Sujimin, berkomitmen menjadi orang tua asuh bagi 112 anak di Kecamatan Tamansari.

“Kami melihat perkembangan motorik dan tumbuh kembang anak-anak sangat baik. Program ini dirancang untuk memberikan dasar yang kuat agar keluarga dapat mandiri,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, Wihaji berdialog dengan para keluarga risiko stunting (KRS), terkait tantangan dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.

Dia juga menyerahkan sejumlah paket bantuan.

Kunjungan dihadiri oleh Pj. Bupati Bogor, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bogor dan Camat Tamansari. ***

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB