PT. BIG Sebut Rp.100 Miliar Sudah Dibayarkan

- Penulis

Kamis, 30 Januari 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar  – Uang yang ditransfer dari Sinar Rannerindo sebesar total Rp.100 miliar yang masuk ke rekening MT, sudah diganti dengan cek atas nama MT yang diterima The Siauw Thjiu dan sudah dicairkan dan masuk ke Rekening The Siauw Thjiu, Tjindriawaty Halim, Budiman Halim, PT Jaya Mulia Raya. Bahkan cek yang dicairkan oleh The Siauw Thjiu melebihi dari uang yang ditransfer dari Sinar Rannerindo ke Rekening MT. keliebihannya sebesar Rp 1 miliar.

Demikian dikatakan Devi Meilina, Administrasi keuangan di PT BIG saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Bandung Kelas IA Khusus pada Kamis 30 Januari 2025.

Sidang perkara penipuan dan penggelapan dengan terdakwa MT, masih terus berjalan, Saksi Devi Meilena mengungkapkan semua aliran keuangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya uang yang Rp. 100 miliar itu itu sudah dicairkan” bebernya.

Keterangan Devi, hampir sama dengan keterangan saksi sakai sebelumnya.

Sementara kuasa hukum terdakwa dari kantor hukum Randy Raynaldo mengatakan, hal penting dari keterangan semua saksi bahwa nilai transaksi sejak tahun 2015 sampai 2021 itu mencapai Rp.1.3 triliun. Namun dari sejumlah itu ada kelebihan dana yang ditarik sebesar Rp. 36 miliar.

“Kalau sudah dicairkan dan dibayarkan, logika hukumnya gugur, pasal 372 dan 378 harus gugur, semua ini akan kita tuangkan didalam pledoi” tegas Edward Gultom tim Penasehat Hukum MT.

Dikatakan, saksi yang dihadirkan JPU sebenarnya meringankan terdakwa.

“Tidak ada dalil-dalil yang mendukung dakwaan JPU,” pungkasnya.

Sidang dilanjut pekan depan untuk mendengarkan keterangan saksi lainnya, termasuk saksi ahli. ***

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB