BANDUNG, PelitaJabar – Anak Bandung asli “urang Sunda” ini kembali membuat kejuatan di dunia tarung “Grapling” Internasional. Dirinya membuktikan ketangguhan dengan menghentikan lawannya dari negara Jiran Malaysia Benjamin Chieng dalam partai final Abu Dhabi Combat Club (ADCC) Championship 2025 di Malaysia.
Siapa dia?
Agung Satria Negara. Ketua Ormas Baladhika Karya Kota Bandung ini sekaligus membawa pulang medali emas di Kejuaraan Internasional itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kejuaraan di Malaysia ini merupakan series keempat yang saya jalani pada tanggal 16 November lalu. Saya bermain di kelas -76 kg. Alhamdulillah medali emas,” kata Agung Kamis 20 November 2025 di Bandung
Pada pertandingan pertamanya Agung menang tipis 1-0 atas petarung dari negara Kanada Sebastian LeCombe, — sebelum dirinya menang mudah 7-0 atas petarung tuan rumah Malaysia Benjamin Chieng.
“Dari awal saya berharap tidak ketemu dulu petarung Kanada Sebastian. Karena dia petarung bagus. Tapi tetap saja ketemu dengannya diawal. Dan saya menang tipis 1-0,” katanya.
Di final Ketua Pengcab FORKI Kota Bandung yang berangkat dengan dana pribadi ini, dengan mudah melumat petarung tuan rumah Malaysia Benjamin Chieng 7-0.
Untuk berangkat ke event Internasional ini, dia mempersiapkan diri secara extra selama 2 bulan. Latihan satu minggu di pulau Dewata Bali dengan lmeliputi latihan fisik, tehnik dan mental.
Baginya, usia tidak menjadi alasan untuk mengukir sejarah dan berprestasi bertarung di kancah Internasional.
Kendati berumur 48 tahun sosok Agung mampu menghentikan perlawanan para petarung dari negara lain yang rata-rata berusia dibawah 35 tahun.
“Apa yang saya lakukan ini hanyalah untuk memotivasi para petarung muda yang ada di Satria Negara Fighting Camp “Garasi Bootcamp”. Mereka akan berjuang dan bertarung di Babak Kualifikasi (BK) Porprov dalam waktu dekat ini. Mereka ada di gulat, kick boxing. MMA, muaythai dan Cabor lainnya,” bebernya.
Tentunya dengan kemenangan itu, dia ingin memotivasi khusus.
“Dengan usaha yang gigih dan sungguh-sungguh serta berlatih keras dan niat baik, tentu hasilnya tidak akan mustahil,” ucap Agung.
Tak lupa menyampaikan terimakasih kepada pimpinan tempatnya bekerja.
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang (Ciptabintar) Kota Bandung Rulli Subhanuddin, ST.MT. Begitu pula Plt kabid Wasdal Dinas Ciptabintar Bu Rita Syafira.
Disinggung ADCC di Kota Bandung, bisa saja.
“Kegiatan ini erat kaitannya dengan Sport Tourism Bali juga pernah menjadi tuan rumah pada ADCC Series II. Kenapa di Kota Bandung gak bisa,” kata Agung, dengan nada bertanya. Joel









