Bekangdam Siapkan Fasilitas Darurat di Lokasi Bencana

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolonel Cba, Faryan Noversyah

Kolonel Cba, Faryan Noversyah

BANDUNG, PelitaJabar – Bekangdam III/Siliwangi turut membantu masyarakat terdampak bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Bekangdam III/Siliwangi, Kolonel Cba, Faryan Noversyah P.P.Y., S.Sos., CHMRP., mengungkapkan, sesuai arahan Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, jajaran Bekangdam III/Siliwangi langsung turun ke lapangan untuk membantu masyarakat.

“Dengan motto Kami Bekerja Dengan Total, Fokus, Tuntas, Bekangdam III/Siliwangi menyiapkan segala kebutuhan logistik dan dukungan hidup bagi para pengungsi dan personil tim penyelamatan,” papar Kol. Faryan di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Jumat 30 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pihaknya juga mendukung Infrastruktur Darurat.

“Diantaranya markas/Posko Lapangan sebagai tempat tinggal sementara dan pusat komando operasi. Lalu ada dapur umum lapangan untuk memasak dan mendistribusikan makanan bagi pengungsi,” ucapnya.

Ada juga MCK (Mandi, Cuci, Kakus) untuk mendukung kebersihan dan kesehatan warga.

“Kami membawa bekal dari home base untuk diperkirakan 3-5 hari pertama, khawatir kesulitan mencari bahan di lokasi bencana,” tambahnya.

Dengan 50 personel, mampu berproduksi hingga 500 porsi per sekali masak. Jumlah ini kemudian menyesuaikan dinamika pengungsi.

“Pada hari pertama kami menyiapkan 300 porsi. Hari kedua meningkat menjadi 600 porsi, dan di hari-hari berikutnya pernah mencapai puncaknya 1.100 porsi per hari,” kata Faryan.

Untuk menangani produksi makanan dalam skala besar, tim dapur lapangan diorganisir dengan tugas yang terstruktur. Mulai dari tim mengolah, memasak, packing hingga distribusi.

“Personel kami adalah chef andalan. Menu apapun, mereka siap masak,” ungkapnya.

Bahkan beberapa menu yang pernah dihidangkan antara lain Sapi Lada Hitam dan Ayam Rica-rica, dengan bahan baku dari Dinas Sosial.

Faryan mengakui, tantangan terbesar di lapangan adalah faktor cuaca.

“Hujan turun terus setiap hari, hanya berhenti sebentar. Kondisi basah dan lembab mengharuskan kami ekstra menjaga kualitas makanan,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Gunakan Rangkaian Baru, KA Cikuray Andalan Para Petani dan Pedagang
Ribuan Peserta Konprov PWI Jabar Diprediksi Hadir, Farhan Siap Dukung
Nandang Nilai Neng Wilda Berkinerja Baik Selama Magang
Prioritas Keamanan Penumpang, Geometri Perlintasan Sebidang di Jalan Sunda di Perbaiki
Bantu Palestina, Baznas Kirim Ratusan Juta Daging Qurban Kemasan
H. Yoko Bantu Pribadi Gulat UPI Open 2026
Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism
XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:02 WIB

Gunakan Rangkaian Baru, KA Cikuray Andalan Para Petani dan Pedagang

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:46 WIB

Ribuan Peserta Konprov PWI Jabar Diprediksi Hadir, Farhan Siap Dukung

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:59 WIB

Nandang Nilai Neng Wilda Berkinerja Baik Selama Magang

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:59 WIB

Prioritas Keamanan Penumpang, Geometri Perlintasan Sebidang di Jalan Sunda di Perbaiki

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:47 WIB

Bantu Palestina, Baznas Kirim Ratusan Juta Daging Qurban Kemasan

Berita Terbaru

Mahasiswi UPI telah menyelesaikan masa magangnya di PBSI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Nandang Nilai Neng Wilda Berkinerja Baik Selama Magang

Rabu, 10 Jun 2026 - 09:59 WIB