Peran Mas BERTO, Bantu Anak yang Kehilangan Sosok Ayah

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mas BERTO sabet juara 2 GATI se Jawa - Barat. PJ/Dok

Mas BERTO sabet juara 2 GATI se Jawa - Barat. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Kehadiran seorang ayah dalam keluarga, merupakan sebuah keniscayaan bagi anak-anaknya. Selain sebagai “benteng” ayah juga menjadi tambatan sang buah hati, baik sebagai teman curhat, maupun tempat mengadu selain kepada sang ibu.

Anak sangat membutuhkan curahan dan kasih sayang seorang ayah. Karena tanpa kehadiranya, “perjalanan” mengarungi kehidupan menuju masa depan, akan terancam.

Bayangkan, seorang anak gadis, meski keluarganya masih utuh, memiliki ayah dan ibu, namun jika sang ayah “pelit” berkomunikasi, tak jarang mereka akan mencari ayah-ayah lain diluar sana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komunitas Mas BERTO atau Masyarakat Bertatto yang bermarkas di Padalarang Kabupaten Bandung Barat, menjadi salah satu elemen yang peduli terhadap kondisi tersebut.

Mas BERTO terlahir dari tahun 2009 itu,  secara SK legalitas resmi dideklarasikan pada 13 Desember 2013.

“Anggota kami awalnya mencapai 700an lebih sebelum akhirnya seleksi alam, dan sekarang beranggotakan 200 lebih anggota aktif,” ucap Randi, salah satu anggota Forum Komunitas Mas BERTO kepada PJ, disela diskusi dan silaturahim antara awak media dan beberapa komunitas yang diinisiasi Kemendukbangga/BKKBN Jabar di Aula BKKBN Jabar Kamis, 11 Desember 2025.

Salah satu program ketahanan keluarga yang dilakukan Mas BERTO adalah peduli terhadap lingkungan sekitar, menjadi bagian kader posyandu di unit RW ataupun Desa.

“Kami pun mensosialisasikan program-program BKKBN, seperti Gemar atau Gerakan Ayah Mengambil Rapor, KB, dan juga program remaja. Karena itu, untuk anak-anak, setiap Minggu kita mengadakan pengajian,” tambah Rendi.

Anggotanya sendiri rata-rata bertatto berasal dari berbagai kalangan. Namun komunitas ini juga memiliki member yang tidak bertatto.

“Ya, istilahnya kami ini kaum marginal, pinggiran, dimana masyarakat melihat sebelah mata. Padahal tidak semua orang bertatto itu negatif ya, kalaupun ada bisa disebut oknumlah. Sedangkan kami, ada yang berprofesi sebagai pedagang, tukang cukur rambut, ada juga montir bengkel motor,” bebernya.

Upaya Apa yang dilakukan oleh Mas BERTO, tidak sia-sia. Berkat usaha dan keyakinan bersama para anggota,  membuahkan hasil.

Beragam kegiatan lengkap Mas BERTO bisa dilihat di ig, https://www.instagram.com/forum.komunitas.masberto.13?igsh=MTI4Ymg5bG94Z24wcQ==

Forum Komunitas ini meraih penghargaan dari BKKBN Jabar sebagai Juara ke 2 Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Inspiratif se Jawa-Barat.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga / BKKN Jabar Dadi Roswandi mengungkapkan, Data Unicef menyebutkan 20,9 persen anak kehilangan sosok ayah.

Mungkin ayah ada dirumah, tapi menyapa anaknya via wa. Walaupun komunikasi, membuat anak malas gitu, misal dalam komunikasi sang ayah menanyakan sudah bikin PR, atau sudah shalat dan sebagainya.

“Karena itu coba kita evaluasi, berapa jam kita mengobrol sama anak. Karena anak mungkin lebih banyak ketemu sama hp nya. Dan ini menyebabkan 33 persen remaja mengalami kesehatan mental,” bebernya.

Dia berharap, diskusi yang diikuti Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Jabar, komunitas bisa menghasilkan solusi agar angka perceraian dapat ditekan.

“Hanya 37,5 persen diasuh oleh kedua orangtuanya, sisanya mungkin ya diasuh ibu atau ayahnya. Ini yang dihawatirkan anak anak kedepan akan mencari ayah2 yang baru di medsos. Mereka mengikuti gaya hidup, pengin ponsel, sepatu akan mencari ayah-ayah dalam tanda kutip, bahaya ini,” pungkas Dadi. ***

Berita Terkait

Ga Mau Kejebak Macet, Hindari Ruas Jalan Ini
Robotic Navigation Spine Surgery, Cara Baru Atasi Keluhan Tulang Belakang
Perluas Bisnis, GIFS Lucurkan Pengangkutan Sampah Berbasis PastiKlola
Ratusan Jamaah Masjid Agung Bandung Doakan Jurnalis
Jaringan 5G SMARTFREN Jangkau Palembang
Pengguna Tak Perlu Pusing, LEPAS Care Hadirkan Perlindungan Hingga 10 Tahun
Perluas Pasar UMKM, Farhan Dorong Daerah Perkuat Kolaborasi
VinFast VF MPV 7 Sabet Favorite Passanger Car MPV di GIIAS Bandung 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:28 WIB

Ga Mau Kejebak Macet, Hindari Ruas Jalan Ini

Kamis, 17 September 2026 - 17:51 WIB

Robotic Navigation Spine Surgery, Cara Baru Atasi Keluhan Tulang Belakang

Kamis, 17 September 2026 - 14:32 WIB

Perluas Bisnis, GIFS Lucurkan Pengangkutan Sampah Berbasis PastiKlola

Kamis, 17 September 2026 - 11:12 WIB

Ratusan Jamaah Masjid Agung Bandung Doakan Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 18:28 WIB

Jaringan 5G SMARTFREN Jangkau Palembang

Berita Terbaru

Warga Kota Bandung diimbau hindari ruas jalan ini karena terdapat ajang lari Pocari Sweat Run 2026 di Bandung.

FEATURED

Ga Mau Kejebak Macet, Hindari Ruas Jalan Ini

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:28 WIB

Ratusan jamaah Masjid Agung Bandung, mengirimkan doa untuk para jurnalis. PJ/Dok

FEATURED

Ratusan Jamaah Masjid Agung Bandung Doakan Jurnalis

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:12 WIB

XLSMART menghadirkan Jaringan 5G SMARFREN di Palembang. PJ/Dok

DAERAH

Jaringan 5G SMARTFREN Jangkau Palembang

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:28 WIB