Peduli Lingkungan BRI Dukung Program Yok Kita GAS di Kota Bandung

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendukung program Yok Kita GAS (Gerakan Kelola Sampah) di Kota Bandung. PJ/Dok

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendukung program Yok Kita GAS (Gerakan Kelola Sampah) di Kota Bandung. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Setelah sebelumnya dunia pendidikan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, kembali membantu Program Yok Kita GAS (Gerakan Kelola Sampah) di Kota Bandung.

Bantuan dilaksanakan di dua lokasi, Pasar Kosambi, serta Bank Sampah KB Soka, lembaga pengelolaan sampah berbasis komunitas yang aktif dalam upaya pengurangan dan pemanfaatan sampah.

”Program Yok Kita GAS di Pasar Kosambi dan Bank Sampah KB Soka, Kota Bandung, diharapkan dapat memperkuat ekosistem pengelolaan sampah berbasis komunitas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah dan mengelola sampah secara berkelanjutan,” ungkap Dadan Setiawan – Public Relation & Protocol Section Head BRI Region 9, Selasa 16 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, program Yok Kita GAS berfokus pada pengelolaan sampah dari sumbernya melalui peningkatan kapasitas masyarakat.

“Melalui program ini, BRI mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” pungkas Dadan.

Program ini sejalan dengan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) BRI serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya di bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. ***

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB