BANDUNG, PelitaJabar – Menjadi pengurus harus menghilangkan ego sektoral dan terbanglah lebih tinggi serta larilah lebih kencang untuk mencapai prestasi yang diharapkan.
Demikian Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat (PP) Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Dr. Drs. Maryoto Subekti saat melantik Pengprov FOKSI Jabar Sabtu 10 Januari 2026 di Gedung KONI Jawa Barat.
“Kebersamaan antar pengurus itu penting. Hilangkan ego sektoral dan bangunlah kebersamaan bekerja dalam organisasi. Dan sama-sama bekerja untuk prestasi,” ingat Maryoto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tugas Ketua FOKSI Jabar, tidak hanya mengejar medali tapi lebih kepada pengembangan Cabang Olahraga (Cabor) Kabaddi.
“Mempercepat pelantikan Pengcab-Pengcab Kabaddi di Kota dan Kabupaten. Sehingga tidak terfokus pada satu titik saja,” harapnya.
Ketua Umum KONI Jawa Barat Prof.Dr.HM. Budiana mengatakan, KONI secara resmi telah menerima Kabaddi (FOKSI Jabar) sebagai cabor anggota baru untuk memperkuat pembinaan olahraga.
“Saya mendukung Kabaddi jadi anggota KONI Jabar. Pengurus baru harus langsung fokus pada pembinaan atlet guna mempertahankan supremasi Jawa Barat di tingkat Nasional. Termasuk persiapan menuju ajang besar mendatang.” Katanya.
Dia juga mengingatkan agar seluruh elemen olahraga, termasuk atlet Kabaddi, menjaga sikap positif, profesionalisme, dan adab di dalam maupun di luar lapangan.
“Pelantikan ini menjadi momentum awal konsolidasi organisasi untuk memperkuat pembinaan cabang olahraga Kabaddi di Jawa Barat,” ujarnya.
Prof Budiana juga memuji pengurus Pengprov Kabaddi pimpinan Dr. Uung yang banyak dihuni kaum intelek dan meyakini Kabaddi kedepan akan baik.
“Kabaddi bukan olahraga baru karena di PON tahun 2016 sudah eksebisi. Saya berharap Kabaddi harus membumi di tanah Pasundan,” tegas Prof Budiana.
Sementara itu Ketua FOKSI Jawa Barat, Dr. Uung Tanuwidjaja SE, MM, mengatakan pelantikan pengurus menjadi langkah strategis mempercepat persiapan menghadapi berbagai agenda ke depan.
“Fokus utama setelah pelantikan adalah melengkapi kepengurusan Pengcab di Kabupaten dan Kota. April menjadi target seluruh Pengcab bisa mendaftar dan aktif sesuai kondisi daerah masing-masing,” ungkapnya.
Hingga saat ini baru terbentuk 15 Pengurus Cabang (Pengcab) Kabupaten dan Kota sudah di lantik.
“Mudah-mudahan 12 Pengcab lagi segera dibentuk memenuhi 27 Pengcab FOKSI di Jawa Barat,” ucap Uung.
Uung berharap pengurus cabang yang baru dilantik langsung bergerak.
“Saat ini Pengcab harus sudah merekrut atlet, melatih, dan mengawasi perkembangan Kabaddi di Kota dan Kabupaten masing-masing,” pesan Uung.
Bagaimana dengan Babak Kualifikasi (BK) Porprov.?
“BK belum. Karena ini baru pelantikan. Nanti kami minta arahan dari KONI Jabar, secepatnya bisa dilaksanakan,” katanya.
Hadir Wakil Ketua I KONi Jabar Ir. Andrian Tedjakusuma dan Tenaga Analisis dan Organisasi Olahraga Prestasi Dispora Jabar Uus Suyana. Joel









