SUKABUMI, PelitaJabar – Pasca-terbitnya Peraturan Presiden Nomor 115, khususnya Pasal 47, yang memberikan tugas baru kepada jajaran TPK untuk mendistribusikan MBG 3B, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, bersama Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M dan Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, terjun langsung ke lapangan.
“Kita ingin memastikan tidak ada kendala di lapangan. Beberapa waktu lalu sempat ada persoalan yang viral, dan itu tidak boleh terulang. Karena itu hari ini kita cek langsung,” kata Wihaji ditengah ratusan kader TPK di program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita Non-PAUD (MBG 3B) di Kabupaten Sukabumi, Senin 12 Januari 2026.
Wihaji bersama bupati dan Kaper BKKBN serempak menyanyikan Mars TPK.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sukabumi dipilih karena Jawa Barat memiliki jumlah TPK terbesar secara nasional. Dari total 597.692 TPK di seluruh Indonesia, Jawa Barat menjadi salah satu yang paling besar. Kabupaten Sukabumi sendiri memiliki jumlah penduduk sekitar 2,8 juta jiwa, dengan 47 kecamatan, 380 desa, dan 5 kelurahan,” tambahnya.
Menurutnya, jika program percepatan penurunan stunting dan MBG 3B berhasil di Jawa Barat, maka hal tersebut akan berdampak signifikan terhadap capaian nasional.
“Alhamdulillah, penurunan stunting di Jawa Barat cukup luar biasa. Ini hasil kerja bersama pemerintah daerah, kader, dan seluruh elemen,” pungkasnya.
Senada, Bupati Sukabumi menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam menyukseskan program MBG 3B.
“Kami di Kabupaten Sukabumi berkomitmen penuh mendukung MBG 3B melalui berbagai kegiatan. Melalui temu kader ini, saya mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Mari jadikan tantangan di lapangan sebagai penyemangat untuk bekerja lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 3.226 sasaran telah menerima manfaat MBG 3B di wilayah Kecamatan Kabandungan, Sukabumi. ***









