Saat Bupati Genjot Wisata Garut, Disdik Justru Gelar Euforia di Yogyakarta

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Disdik Garut melakukan wisata ke Yogyakarta yang tersebar di group WA. ***

Foto Disdik Garut melakukan wisata ke Yogyakarta yang tersebar di group WA. ***

GARUT, PelitaJabar –  Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan sektor pariwisata sebagai salah satu lokomotif utama pembangunan daerah pada 2026.

Di bawah kepemimpinan Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, berbagai upaya pembenahan dan promosi wisata lokal terus didorong agar mampu menarik wisatawan ke Kota Dodol.

Namun, di saat semangat membangkitkan pariwisata lokal digaungkan, sebuah pemandangan kontras justru mencuat ke ruang publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menggelar kegiatan bertajuk Pembinaan Disiplin ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Tahun 2026 pada 15–17 Januari 2026 di Yogyakarta.

Kegiatan tersebut terlihat jelas dari spanduk bertuliskan nama acara lengkap dengan keterangan waktu dan sponsor Bank Jabar Banten alias bjb.

Alih-alih mencerminkan suasana pembinaan disiplin aparatur sipil negara (ASN), sejumlah video yang beredar luas di grup WhatsApp justru menampilkan nuansa rekreasi penuh kegembiraan.

Dalam salah satu video yang direkam di dalam bus, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Asep Wawan Budiman, terlihat memimpin doa sebelum perjalanan.

Namun tak lama berselang, suasana bus berubah riuh. Terdengar nyanyian karaoke dengan lirik “Panas… panas… panas… haredang… haredang,” yang dinyanyikan salah seorang penumpang di bagian depan.

Kamera kemudian menyorot Asep Wawan Budiman yang tampak tertawa riang sambil mengacungkan telunjuk jarinya, menikmati suasana.

Keceriaan serupa kembali terlihat saat rombongan berada di lokasi wisata Yogyakarta.

Dalam video lain, sekelompok pria dan wanita kompak meneriakkan yel-yel,

“Siapa kita? Disdik Garut! Luar biasa!” dengan penuh semangat dan tawa.

Kondisi tersebut menuai sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Dudi Supriadi, pemerhati kebijakan publik.

Menurut Dudi, video kegiatan Disdik Garut itu terasa “lucu sekaligus ironis.”

“Di saat Bupati Garut sedang berbenah dan serius mendorong sektor pariwisata daerah, justru dinas di bawahnya tidak menunjukkan dukungan yang sejalan.

“Ini jelas berbanding terbalik,” ujar Dudi saat dimintai tanggapan Jumat 16 Januari 2026.

Ia mempertanyakan urgensi pelaksanaan pembinaan ASN ke luar daerah, khususnya ke Yogyakarta.

“Apakah di Garut tidak ada tempat yang layak? Padahal Garut punya banyak destinasi wisata dan fasilitas yang bisa dimanfaatkan,” katanya.

Dudi menilai, akan jauh lebih tepat jika kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Garut.

Selain lebih efisien, langkah itu juga dinilai dapat menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program bupati dalam mempromosikan pariwisata lokal.

“Kalau memang tujuannya pembinaan, kenapa tidak sekaligus mempromosikan wisata Garut? Itu baru sejalan dengan visi kepala daerah. Jangan sampai program satu atap justru saling bertolak belakang,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut terkait alasan pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi kegiatan serta substansi pembinaan disiplin yang dilakukan.

Peristiwa ini menjadi catatan penting di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Garut membangun citra dan daya tarik pariwisata daerah.

Publik kini menunggu, apakah kejadian serupa akan menjadi bahan evaluasi, atau justru berlalu tanpa pembenahan berarti. Jang

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB