Hunian Anjlok, Target Pajak Hotel di Kota Bandung Menurun

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs. H. Gun Gun Sumaryana, di Bukan Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Selasa 21 Januari 2026.

Drs. H. Gun Gun Sumaryana, di Bukan Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Selasa 21 Januari 2026.

BANDUNG, PelitaJabar – Pada 2025, Bapenda menargetkan PAD Rp3,3 triliun. Realisasi mencapai Rp3,1 triliun. Namun disisi lain, pajak hotel menurun akibat hunian anjlok.

“Penerimaan dari pajak hotel tercatat sebesar Rp389 miliar, masih di bawah capaian tahun 2024 Rp424 miliar,” beber Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung, Drs. H. Gun Gun Sumaryana, di Bukan Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Selasa 21 Januari 2026.

Penurunan ini disebabkan anjloknya tingkat hunian hotel di awal 2025, yang sempat menyentuh titik terendah 31% pada Maret.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Biasanya tidak pernah di bawah 50%,” ucapnya.

Realisasi PAD 2025 dipengaruhi positif oleh peralihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dari pajak provinsi menjadi pajak kabupaten/kota. Kontribusi dari sektor ini sangat signifikan, menyumbang sekitar Rp800 miliar.

Di sisi lain, Bapenda mengelola berbagai jenis pajak daerah dengan kinerja beragam.

Pajak rumah makan menjadi primadona dengan realisasi mencengangkan hingga Rp433 miliar, melampaui tahun sebelumnya Rp390 miliar.

Menghadapi tantangan tersebut, Bapenda menerbitkan kebijakan insentif fiskal. Salah satunya pengurangan pokok dan penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang bersifat “berkriteria”.

“Acuan kerja kami adalah memberikan kemudahan dalam pelayanan sesuai regulasi dan tata kelola yang benar,” papar Gun Gun.

Menanggapi masukan masyarakat di media sosial, Bapenda juga sedang mengkaji wacana pemberian apresiasi kepada wajib pajak yang membayar tepat waktu.

Untuk meningkatkan efisiensi penghimpunan pajak, khususnya kalangan pengusaha, Bapenda telah mengimplementasikan sistem integrasi laporan real-time. Alat ini telah terpasang di sedikitnya 1.000 perusahaan di Kota Bandung.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Bandung yang senantiasa taat melaksanakan kewajibannya. Ini adalah capaian kita bersama,” pungkas Gun Gun. ***

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB