KDM Minta BUMN Selesaikan Kewajiban ke bjb Rp 37 Triliun

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi alias KDM saat menjadi narasumber yang digagas Nagara Institute dan Akbar Faizal Uncensored (AFU) Round Table
Discussion (RTD) edisi ketiga, Kamis, 22 Januari 2026. PJ/Mal

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi alias KDM saat menjadi narasumber yang digagas Nagara Institute dan Akbar Faizal Uncensored (AFU) Round Table Discussion (RTD) edisi ketiga, Kamis, 22 Januari 2026. PJ/Mal

BANDUNG, PelitaJabar – Gubernur Jawa-Barat berharap Dedi Mulyadi meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki kewajiban terhadap salah satu BUMD Jabar seperti bank bjb, agar dapat segera diselesaikan.

“Bank Jabar juga sudah berkirim surat ke Dirut Danantara dan sudah ada respon positif. Mudah-mudahan segera bisa ada realisasi kedepan. Nilainya hampir Rp 3,7 Triliun,” tegas Kang Dedi usai menjadi narasumber di Round Table Discussion (RTD) yang di gagas Nagara Institute dan Akbar Faizal Uncensored (AFU) di Holiday Inn Pasteur Bandung Kamis, 22 Januari 2026.

Disinggung konsep Danantara yang akan diterapkan oleh Pemprov Jabar, KDM, sapaan akrab gubernur menyebut Danantara sebenarnya mencatat seluruh aset pemerintah, dimana aset tersebut menjadi nilai strategis guna upaya pembangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Misalnya di hilirisasi kalau di pusat. Di daerahpun kan saya sudah menyampaikan, dalam minggu depan kita sudah ada MoU seluruh BUMD di Jawa-Barat digabungkan menjadi satu BUMD diluar bjb. Jadi nanti itu cuma ada dua, satu bjb satu lagi ada BUMD yang digabungkan tidak berantakan seperti sekarang,” beber KDM.

Dia melihat, dibalik bumd nya yang tidak memiliki konsep pengelolaan yang baik sehingga rugi, tetapi ada nilai aset yang hampir 4 triliun.

“Yang itu bisa menjadi nilai strategik untuk dikelola secara baik,” tegasnya.

Sementara Ketua Pelaksana Nagara Institute sekaligus founder AFU, Dr. Akbar Faizal, S.H., M.Si. menyebutkan, pembentukan BPI Danantara memicu banyak pertanyaan publik dan harus terjawab secara transparan.

“Forum ini terancang untuk memberikan kejelasan mengenai lima aspek ekonomi krusial yang menyelimuti BPI Danantara,” ujar Akbar.

Lima aspek tersebut diantaranya terkait kepastian sumber pendanaan selain dari aset BUMN, penetapan tujuan dan prioritas investasi yang jelas agar tak berbenturan dengan kepentingan ekonomi di daerah.

Selanjutnya penegasan manajemen portofolio investasi menjadi aspek ekonomi krusial BPI Danantara ketiga yang menjadi fokus RTD di Kota Kembang.

Keempat mekanisme manajemen risiko yang ketat, dan kelima menyangkut komitmen penuh terhadap akuntabilitas serta transparansi publik.

“Konsep Danantara sebagai super holding yang menggabungkan Holding Operasional dan Holding Investasi diharapkan mampu meningkatkan daya saing BUMN di kancah global,” paparnya.

Narasumber lainnya Dr. Hendri Satrio selaku Founder Kedai Kopi menyoroti issu terkait Danantara.

“Memang Danantara ini kita tunggu sebagai keajaiban ekonomi di Indonesia. Namun Danantara justru mengalami tantangan sendiri di internal. Ada issu katanya dari 800 bumn akan dirampingkan menjadi 200 bumn. Nah itu kan problem tersendiri tuh. Karyawan, direksi komisaris dan para tim suksesnya mau dikemanain,” pungkasnya. ***

 

Komentari

Berita Terkait

R. Darwin Kembali Nakhodai Pengprov PSAWI Jabar
Ratusan Mahasiswa Ikuti Pendidikan Bela Negara Korps Mahawarman
Porlasi Jabar Pantau Kesiapan Porprov Tuan Rumah Bekasi
Bekangdam Siapkan Fasilitas Darurat di Lokasi Bencana
Layanan XL Ultra 5G+ Hadir di 33 Kota Ini
Optimalkan Sarana Olahraga, L’Eminance Lembang Gaet SESKOAU
KAI Quick Response Salurkan Bantuan Rp 50 Juta ke Cisarua
Rocky Gerung Sebut Indonesia Alami Pembusukan Ekonomi

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:03 WIB

R. Darwin Kembali Nakhodai Pengprov PSAWI Jabar

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:49 WIB

Ratusan Mahasiswa Ikuti Pendidikan Bela Negara Korps Mahawarman

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:24 WIB

Porlasi Jabar Pantau Kesiapan Porprov Tuan Rumah Bekasi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:56 WIB

Bekangdam Siapkan Fasilitas Darurat di Lokasi Bencana

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:36 WIB

Layanan XL Ultra 5G+ Hadir di 33 Kota Ini

Berita Terbaru

Ir.R Darwin Suratman, MAP. AIFO (baju batik) terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov PSAWI Jabar periode 2026-2030. PJ/Joel

FEATURED

R. Darwin Kembali Nakhodai Pengprov PSAWI Jabar

Minggu, 1 Feb 2026 - 13:03 WIB

Arif Prayitno

FEATURED

Porlasi Jabar Pantau Kesiapan Porprov Tuan Rumah Bekasi

Minggu, 1 Feb 2026 - 11:24 WIB

Kolonel Cba, Faryan Noversyah

FEATURED

Bekangdam Siapkan Fasilitas Darurat di Lokasi Bencana

Sabtu, 31 Jan 2026 - 22:56 WIB

Peluncuran XL Ultra 5G+ di Jakarta. PJ/Dok

FEATURED

Layanan XL Ultra 5G+ Hadir di 33 Kota Ini

Sabtu, 31 Jan 2026 - 17:36 WIB