BANDUNG, PelitaJabar – Penuh perjuangan dan menegangkan, akhirnya Bandung bjb Tandamata sukses taklukkan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) 3-2 (16-25, 25-22, 22-25, 25-18, 15-8). Kemenangan dua angka seri ketiga putaran pertama babak reguler Proliga 2026 berlangsung di GOR Sabilulungan Sijalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis 22Januari 2026 malam.
Dengan kemenangan dua poin ini, tim asuhan Risco Herlambang Matulessy berhasil mengamankan posisi di jajaran empat tim teratas klasemen sementara kelompok putri dari lima pertandingan yang sudah dilalui.
Meraup total sembilan poin, tim bolavoli kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut kalah set kemenangan dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPP) di pucuk klasemen dari tiga pertandingan yang sudah dilakoni. Sedangkan JPE masih tetap di posisi kelima dengan enam poin dari empat pertandingan yang diikuti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak peluit set pertama dibunyikan, Bandung bjb Tandamata langsung unggul lebih dulu. Namun JPE yang berstatus juara bertahan, mampu mengimbangi perlawanan tuan rumah, sekaligus membuat pertandingan berjalan sengit.
Saat JPE mulai mengejar ketertinggalan dan berhasil menyamakan kedudukan 16-16, Cindy Tiara Berliyan dan kolega justru mulai kehilangan fokus. Hal itu dimanfaatkan JPE untuk mencetak poin demi poin dan menyudahi set pertama 25-16, unggul 1-0.
Tak ingin ‘malu’ di depan publik sendiri, bjb Tandamata langsung meroket dan meninggalkan JPE 4-0. Keunggulan dengan jarak empat poin itu bahkan mampu dipertahankan Bandung bjb Tandamata hingga 9-5.
Namun JPE bisa memangkas jarak dan bahkan menyamakan kedudukan dua kali, yakni 13-13 dan 17-17. Namun Bandung bjb Tandamata rupanya tidak panik dan tetap menjaga fokus. Walhasil, Bandung bjb Tandamata menyudahi set kedua dengan kemenangan 25-22, sekaligus menyamakan skor menjadi 1-1.
Skor imbang membuat set ketiga, kian sengit. Namun kemenangan pada set kedua, rupanya meningkatkan rasa percaya diri tuan rumah dan dengan mudah bisa membuka keunggulan 4-0 sejak awal set ketiga. Jarak empat poin itu bahkan terus diperlebar anak-anak asuhan Risco Herlambang Matulessy hingga skor 12-6.
Perlahan tapi pasti, JPE bisa mengejar dan dua kali menyamakan skor 13-13 dan 14-14, sebelum mereka berbalik unggul 16-14. Sejak saat itu, usaha Bandung bjb Tandamata untuk balik memimpin laga, selalu tersendat. Walhasil, Bandung bjb Tandamata dipaksa menyerah 22-25 di set ketiga, sekaligus membawa JPE unggul 2-1.
Tertinggal 1-2, membuat tuan rumah gencar mengejar sejak awal set keempat. Poin demi poin terus dipetik Bandung bjb Tandamata tanpa pernah mampu dikejar oleh JPE.
Pastinya, Bandung bjb Tandamata bis menyudahi set keempat dengan skor akhir 25-18, sekaligus menyamakan kedudukan bagi kedua tim dengan skor sama kuat, 2-2. Skor Imbang membuat kemenangan harus ditentukan hingga set kelima. Di set penentu ini, kemenangan diraih Bandung bjb Tandamata dengan kedudukan 3-2 dengan skor 15-.
“Alhamdulillah, kami bisa memenangi pertandingan ini, walaupun pertandingan malam ini cukup menguras stamina anak-anak yang harus bermain lima set. Tapi tentu ini jadi kemenangan penting bagi kami. Sekarang kami ingin istirahat dulu, sebelum memikirkan pertandingan selanjutnya melawan GPP di hari Minggu,” tandas Risco usai pertandingan. ***









