Diduga Usir Wartawan, Paspampres Klarifikasi Pengamanan Presiden di London

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolonel Inf Mulyo Junaidi.

Kolonel Inf Mulyo Junaidi.

BANDUNG, PelitaJabar – Sebuah video viral ketika personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) meminta sejumlah orang menjauh dari jalur yang akan dilalui Presiden RI Prabowo Subianto, saat kunjungan kenegaraan di London, Inggris.

Dalam video tersebut dinarasikan  personel Paspampres mengusir wartawan yang tengah merekam kedatangan Presiden Prabowo.

Sementara jika dilihat dari video, anggota Paspampres tersebut meminta agar warga atau yang disebut jurnalis menjauh dari jalur yang hendak dilalui oleh Presiden Prabowo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi viralnya video tersebut, Paspampres memberikan klarifikasi.

Asisten Intelijen Danpaspampres, Kolonel Inf Mulyo Junaidi, mengungkapkan,  pihaknya telah melakukan investigasi mendalam terhadap kejadian tersebut.

Disebutkan, personel tersebut telah menjalankan tugas pengamanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Tindakan dan ucapan personel seperti terlihat dalam footage tersebut, dinilai proporsional dan merupakan bagian dari prosedur pengamanan kepala negara,” beber Kolonel Mulyo kepada media, Rabu 28 Januari 2026.

Dikatakan, tindakan tersebut didasarkan pada kewajiban utama Paspampres untuk menjamin keselamatan Presiden dalam setiap kegiatan, termasuk di luar negeri.

Pihaknya mengapresiasi atas perhatian publik terhadap insiden tersebut.

“Paspampres menegaskan komitmen untuk terus menjalankan tugas pengamanan kepala negara secara profesional, sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku, dengan tetap mempertimbangkan dinamika di lapangan selama kunjungan kenegaraan,” pungkas Kolonel Mulyo. ***

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB