BANDUNG, PelitaJabar – Atlet National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) Kota Bandung, berhasil meraih 4 medali emas, 5 perak dan 1 medali perunggu di ASEAN Para Games XIII tahun 2026 yang berlangsung di Thailand 20-25 Januari 2026.
“Saya sangat bangga. Alhamdulillah saya bersyukur atas prestasi anak-anak NPCI Kota Bandung. Walaupun kondisi di Thailand sebagai tuan rumah itu banyak rekayasa. Tapi kita tetap bisa menunjukkan yang terbaik,” kata Ketua NPCI Kota Bandunv Yadi Sofyan di SPOrT Jabar Arcamanik Jalan Pacuan Kuda Kota Bandung, Rabu 28 Januari 2026.
Didampingi Djumono (Sekum), Cepy Gunawan (Binpres) dan Komaruddin (Wakil Bendahara Umum) menyebutkan, — posisi Indonesia yang finis di peringkat kedua secara Nasional bukan semata-mata karena keunggulan prestasi tuan rumah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah nomor yang tidak dipertandingkan, bahkan beberapa atlet asal Kota Bandung harus tersingkir bukan karena kalah bertanding.
“Secara Nasional kita memang peringkat kedua. Tetapi itu bukan karena prestasi mereka. Ada beberapa nomor atlet Kota Bandung yang di delete sehingga batal tampil. Seperti di Cabor Blind Judo ada tiga orang yang di delete,” cerita Yadi.
Menurutnya, jika nomor-nomor tersebut dipertandingkan secara terbuka dan adil, — peluang tambahan medali emas sangat besar. Bahkan Kota Bandung bisa meraih hingga tujuh medali emas.
“Kota Bandung Alhamdulillah dapat empat emas. Sebenarnya kalau judo main, itu bisa sampai tujuh emas,” ucap Yadi.
Empat medali emas tersebut diraih dari atlet catur Indra Yoga yang menyumbang tiga emas di cabor catur serta lifter putri Shebrioni satu emas di cabor angkat berat.
“Atlet-atlet peraih medali ini adalah aset untuk Peparda nanti. Harapan saya mereka bisa kembali meraih emas dari nomor spesialis masing-masing,” ujar Yadi.
Selain prestasi, Yadi juga menyoroti masa depan atlet berprestasi, khususnya yang sudah tidak produktif lagi.
Dirinya telah menyampaikan aspirasi tersebut kepada DPR saat monitoring di Solo, Jawa Tengah..
“Saya sudah sampaikan agar atlet-atlet NPCI Kota Bandung yang berprestasi bisa mendapatkan pekerjaan, baik di BUMD maupun di sektor swasta. Dukungan dari DPR sudah ada dan kami siap memperjuangkannya,” janji Yadi.
Yadi juga menyerahkan uang saku atlet NPCi Kota Bandung untuk Kontingen Asean ParaGames Indonesia
“Masing-masing kita berikan Rp. 4 juta,” pungkas Yadi. Joel









