Manfaatkan Aset, Kantor Pos Jadi Tempat Ujian Online UT

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pos Indonesia dan UT melakukan kerjasama dalam hal penyediaan kantor pos sebagai tempat ujian online. PJ/Dok

Pos Indonesia dan UT melakukan kerjasama dalam hal penyediaan kantor pos sebagai tempat ujian online. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Agar tidak terbengkalai dan menambah benefit bagi perusahaan, kantor-kantor Pos di Indonesia akan dimanfaatkan sebagai lokasi penyelenggaraan ujian online serta berbagai fasilitas pendukung yang dibutuhkan mahasiswa.

Plt. Direktur Utama Haris mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset perusahaan sekaligus memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Pos Indonesia dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimiliki. Melalui penyediaan ruang ujian di kantor-kantor Pos, kami berharap dapat mendukung kelancaran proses evaluasi belajar mahasiswa Universitas Terbuka di berbagai daerah,” bebernya disela Perjanjian Kerja Sama (PKS) Senin, 3 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jaringan infrastruktur Pos Indonesia di seluruh Indonesia, mendukung berbagai kegiatan non-logistik, termasuk penyelenggaraan ujian berbasis digital.

Sementara Rektor Ali Muktiyanto menyambut baik kolaborasi tersebut.

“Sebagai perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh, Universitas Terbuka membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai untuk memastikan pelaksanaan ujian online berjalan lancar. Kerja sama dengan Pos Indonesia menjadi solusi strategis karena jaringannya tersebar luas hingga ke berbagai daerah,” kata Ali.

EVP Enterprise Business Pos Indonesia Dino Ariadi memastikan Pos Indonesia telah menyiapkan fasilitas ruang ujian yang nyaman dan memadai.

“Kami menyiapkan ruang ujian yang nyaman dengan dukungan perangkat komputer, jaringan internet yang stabil, serta fasilitas pendukung lainnya. Dengan demikian mahasiswa Universitas Terbuka dapat mengikuti ujian dengan baik, aman, dan fokus,” ujarnya.

Pos Indonesia membuka ruang kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk pendidikan.

“Setiap ruang ujian memiliki kapasitas antara 20 hingga 30 mahasiswa, dengan dukungan minimal 20 unit laptop atau komputer yang telah terhubung dengan jaringan internet dan listrik yang stabil,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB