Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga mengikuti program padat karya yang dicetus Wali Kota Bandung Farhan. PJ/Dok

Sejumlah warga mengikuti program padat karya yang dicetus Wali Kota Bandung Farhan. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung saat ini mencapai 7,44 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi Jawa Barat yang berada di angka 6,5 persen.

Karena itu, guna menekan angka pengangguran, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggulirkan program padat karya tematik dan pelatihan berbasis kompetensi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan, kondisi tersebut menjadi tantangan besar dalam menjaga stabilitas ekonomi kota.

“Artinya, salah satu tantangan terbesar kita adalah menyediakan lapangan pekerjaan. Program padat karya ini adalah bentuk nyata upaya pemerintah untuk menekan angka pengangguran,” ujar Farhan saat peluncuran di Taman Saturnus, Kecamatan Rancasari, Senin 13 April 2026

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padat karya bukan sekadar bantuan sosial, melainkan kesempatan bagi masyarakat untuk menunjukkan kemampuan kerja.

Peserta yang terlibat akan dikontrak selama 10 hari untuk melakukan pekerjaan lingkungan di wilayah masing-masing.

“Ini bukan sekadar program sosial. Ini kesempatan kedua. Tunjukkan kerja optimal, siapa tahu ada yang melirik dan bisa dipekerjakan secara tetap,” katanya.

Menurut Farhan, peningkatan keterampilan sangat penting untuk menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat.

“Persaingan semakin tajam. Maka kita harus memastikan warga Bandung punya skill yang sesuai dengan kebutuhan industri,” pungkasnya.

Farhan mengapresiasi dukungan DPRD, Dinas Ketenagakerjaan, serta kewilayahan yang turut menyukseskan program ini. ***

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Word Autism Awareness Day 2026 Ingatkan Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB