Komisi IV Kawal Kasus Kematian Siswa SMAN 5 ke Forkopimda

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Forum Orang Tua Murid SMA Negeri 5 Bandung, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Selasa, 8 April, 2026. Foto: Jaja/Humpro DPRD Kota Bandung.

DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Forum Orang Tua Murid SMA Negeri 5 Bandung, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Selasa, 8 April, 2026. Foto: Jaja/Humpro DPRD Kota Bandung.

BANDUNG, PelitaJabar – Kasus tewasnya siswa SMAN 5 Bandung di Jalan Cihampelas yang diduga akibat bentrokan dengan pelajar lainnya, mendapat peehatian dari DPRD Kota Bandung.

Pimpinan DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., mengungkapkan, meskipun secara regulasi urusan sekolah setingkat SMA domainnya ada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat, namun DPRD Kota Bandung tidak berlepas tangan.

Pihaknya akan mendorong pengawalan kasus tersebut melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami di Forkopimda selalu berkoordinasi terkait segala hal di Kota Bandung ini. Salah satu anggota Forkopimda ini adalah Pak Kapolrestabes yang tentunya menangani kasus ini,” kata Kang Edwin didampingi Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Iman Lestariyono S.Si., S.H., usai menerima audiensi dari Forum Orang Tua Murid SMA Negeri 5 Bandung, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Selasa, 8 April, 2026.

Oleh karena itu, DPRD Kota Bandung akan membuat rekomendasi agar kasus ini tuntas dengan mengungkap pelaku dan menghukumnya.

“Kami juga mendorong agar forum orang tua ini juga beraudiensi dengan DPRD Jawa Barat agar bisa didorong pola pembinaan ke depannya bagi siswa setingkat SMA yang memang domainnya ada di pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Pihaknya mendorong agar forum orang tua ini juga beraudiensi dengan DPRD Jawa Barat.

Senada, Iman Lestariyono menyebutkan, kejadian tersebut harus mendorong semua pihak untuk melakukan perbaikan ke depannya.

“Termasuk soal peningkatan CCTV agar bisa mencegah perilaku kriminal,” ujarnya.

Seperti diketahui, kedatangan orang tua murid tersebut meminta pengawalan atas kasus tewasnya siswa SMAN 5 Bandung di Jalan Cihampelas.

“Kami datang ke sini untuk meminta dukungan dan pengawalan atas kasus tersebut dan berharap agar kasus serupa tidak terjadi di masa datang,” pungkas Firdan, orang tua korban. ***

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB