Farhan Sebut Keamanan Butuh Peran Semua Pihak

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Menjelang Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat.

Hal itu ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Antisipasi Gangguan Ketertiban dan Keamanan Masyarakat sebelum dan sesudah Idulfitri.

“Bandung adalah kota terbuka dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Kondisi ini tentu membawa potensi risiko dari sisi keamanan apalagi menjelang dan setelah Idul Fitri ketika aktivitas masyarakat meningkat signifikan,” ucap Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat memimpin apel di Plaza Balai Kota Bandung, Selasa 17 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, peningkatan aktivitas menjelang Lebaran biasanya terjadi di berbagai titik, mulai dari arus mudik, pusat perbelanjaan, pusat perekonomian, tempat ibadah hingga ruang-ruang publik. Oleh karena itu, kesiapsiagaan seluruh unsur pengamanan menjadi hal yang sangat penting.

Pemkot Bandung telah menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk aktif memantau wilayahnya masing-masing. Mereka juga diminta berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta mendukung langkah pengamanan yang dilakukan aparat keamanan.

Selain penguatan koordinasi, Farhan juga mengajak masyarakat untuk kembali menggiatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) secara bergilir di tingkat RT dan RW.

“Peran masyarakat sangat penting. Keamanan kota tidak bisa hanya mengandalkan aparat tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif warga melalui siskamling, penguatan peran Linmas serta koordinasi dengan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah juga memberi perhatian terhadap potensi gangguan yang kerap muncul saat momentum Lebaran, seperti kerumunan remaja dan pawai sepeda motor di jalanan.

“Saya sempat melihat sekelompok remaja di kawasan Taman Musik menggunakan motor dengan knalpot bising, mengenakan pakaian serba hitam, dan membawa simbol-simbol tertentu. Hal-hal seperti ini tentu harus diantisipasi agar tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan,” pungkasnya.

Farhan berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

“Mari jadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan menebarkan kebaikan. Pemkot Bandung bersama TNI dan Polri akan terus bersinergi menjaga keamanan kota,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB