DLH Kerahkan 1.025 Personel Tangani Sampah di 71 Titik

- Penulis

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanganan sampah pada H+2 (Senin, 23 Maret 2026) Idulfitri 1447 H mulai berangsur normal. Hal ini ditandai dengan dibukanya TPA Sarimukti. PJ/Dok

Penanganan sampah pada H+2 (Senin, 23 Maret 2026) Idulfitri 1447 H mulai berangsur normal. Hal ini ditandai dengan dibukanya TPA Sarimukti. PJ/Dok

BANDUNG, PeliaJabar – Penanganan sampah pada H+2 (Senin, 23 Maret 2026) Idulfitri 1447 H mulai berangsur normal. Hal ini ditandai dengan dibukanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, setelah sempat terhenti pada Hari H dan H+1 Lebaran.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq mengatakan, pada H+2 proses pengangkutan sampah sudah kembali berjalan, sehingga penanganan di tingkat TPS dan ruas jalan mulai dapat dilakukan secara optimal.

“H+2 kemarin sebetulnya kita sudah mulai bisa mengirimkan lagi sampah ke Sarimukti. Alhamdulillah, jadi penanganan di TPS-TPS dan di rute jalan sudah mulai bisa dilakukan kembali,” kata Salman, Selasa 24 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, pada Hari H Lebaran dan H+1, TPA Sarimukti tidak menerima kiriman sampah karena libur operasional. Hal ini berdampak pada tertahannya pengangkutan di sejumlah titik.

“Pada saat Hari H itu TPA tutup, kemudian H+1 karena hari Minggu memang tidak menerima kiriman sampah. Baru pada H+2 kita sudah bisa kirim kembali ke Sarimukti,” jelasnya.

Pada H+2, DLH mengerahkan 1.025 personel yang terdiri dari 619 petugas penyapu dan 406 petugas angkutan. Mereka didukung 134 unit armada, meliputi 66 truk, 7 pikap, 57 motor sampah, 2 “road sweeper”, serta 2 alat berat.

Penanganan difokuskan di 71 titik pantau di seluruh Kota Bandung, terutama di kawasan dengan aktivitas tinggi seperti pusat kota, destinasi wisata, pasar, dan ruas jalan utama. Selain itu, DLH juga melakukan pemantauan aktif di 66 titik strategis.

DLH juga melakukan pemantauan aktif di 66 titik strategis yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk kawasan pusat kota seperti Alun-alun, Braga, Gasibu, dan Asia Afrika yang mengalami lonjakan aktivitas wisatawan.

“Secara visual memang ada peningkatan karena kunjungan wisatawan ke pusat kota cukup tinggi. Kita lihat di Asia Afrika dan Braga sampai malam masih ramai,” kata Salman.

Untuk mempercepat penanganan, DLH mengerahkan tim taktis berjumlah 25 personel dengan dukungan armada seperti truk, pikap, motor sampah, “road sweeper”, dan alat berat. Tim ini difokuskan pada titik-titik dengan potensi penumpukan tinggi. ***

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB