BANDUNG, PelitaJabar – Tes fisik merupakan tahapan krusial dalam proses seleksi atlet dalam menghadapi event sebesar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV yang berlangsung 7 – 20 November tahun 2026.
“Ini menjadi bagian penting. Pelaksanaan tes ini merupakan kelanjutan dari evaluasi yang sebelumnya dilakukan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung,” jelas Ketua Umum KONI Kota Bandung, Dr. Nuryadi, MPd saat meninjau tes fisik atlet di Kampus UPI, Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, Selasa 28 April 2026.
Menurutnya, sinergi antar lembaga dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun kekuatan tim.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi kolaborasi antara KONI dan Dispora harus terus diperkuat,” kata Nuryadi.
Sesuai data di KONI, jumlah atlet Kota Bandung saat ini mencapai 1.898 orang. Namun, baru 1.181 atlet yang mengikuti tes fisik tahap awal.
“Masih ada sekitar 700 atlet lagi yang akan kami verifikasi dari sisi peluang dan potensi medali. Proses ini dilakukan agar kontingen yang dikirim benar-benar efektif,” tambahnya.
Dia juga menyoroti hasil Porprov sebelumnya. Di mana masih terdapat ratusan atlet yang belum mampu menyumbangkan medali.
“Ini jadi bahan evaluasi penting kita. Kita tidak ingin mengirim atlet yang tidak berpeluang meraih medali,” ujarnya.
Dikatakan, tes fisik mencakup sejumlah indikator utama. Di antaranya fleksibilitas, kelincahan (agility), kekuatan (power), serta daya tahan aerobik.
“Tes ini memberikan gambaran nyata untuk pelatih, Pengcab, dan KONI dalam menyusun program pembinaan. Hasilnya akan menentukan kesiapan atlet secara objektif ,” paparnya.
Tes fisik juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap atlet yang telah menerima tunjangan prestasi. Proses verifikasi akan berlangsung hingga 8 Mei untuk memastikan konsistensi latihan.
Nuryadi juga membuka kemungkinan adanya kebijakan promosi dan degradasi di internal cabang olahraga. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kualitas dan daya saing atlet.
“Bisa saja ada promosi dan degradasi, itu bagian dari kebijakan pembinaan,” pungkasnya. Joel








