BANDUNG, PelitaJabar – Semakin sering mengikuti kejuaraan, dan semakin sering atlet itu mengikuti event, secara tidak langsung akan semakin terasah kemampuannya.
Demikian Tini Sugiartini, MPd, pejabat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Disdik Jabar, saat membuka Liga Karate Antar Pelajar Tahun ke-2 Seri II 2026 mulai 8 – 9 Agustus di GOR Bandung Jalan Jakarta.
“Harapannya, kalaupun Disdik belum mampu memfasilitasi kejuaraan ini, maka hadirnya DnD juga sangat membantu berkontribusi melahirkan karateka-karateka Jawa Barat yang mungkin nanti akan mendunia,” ucap Tini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tini berharap, event ini idealnya dijadikan sebagai suatu peluang, meningkatkan kompetensinya.
“Selain dari aspek pendidikan, melalui kejuaraan ini akan menumbuhkan jiwa Nasionalisme yang tinggi. Jika misalnya pada saat lagu Indonesia Raya, — tolong sikap sempurna. Saat bendera Indonesia dikibarkan dengan lagu Indonesia Raya, kebanggaan sebagai atlet dan pemenang di tingkat Internasional itu menjadi kebanggaan,” katanya.
Pihaknya menunggu event-event lainnya di luar cabang karate.
“Karena memang sekarang sangat terbatas kegiatan O2SN itu. Cabornya terbatas. Nah, sementara di lapangan banyak minat anak dalam mengembangkan potensi diri dalam bidang olahraga ini,” papar Tini.
Dispora Jabar melalui Rudi Hartono, S.Pd, M.Pd menyampaikan terima kasih kepada pihak DnD selaku penyelenggara Liga Karate Pelajar.
“Ini semakin baik buat perkembangan karate Jawa Barat. Semakin banyak event yang dilaksanakan pihak luar, bukan hanya Dispora, itu melambangkan kolaborasi antar semua pihak—Dispora maupun Disdik, ataupun cabang olahraga, ataupun pihak swasta seperti DnD ini.”
Perwakilan Pengcab FORKI Kota Bandung, Cahaya Iskandar, memberikan apresiasi kepada DnD, Dispora serta Disdik Jabar yang telah mendukung olahraga karate.
“Apalagi bagi pelajar-pelajar yang bibit-bibit baru. Ini akan menjadi atlet-atlet di Jawa Barat yang nantinya akan menjadi atlet internasional,” ucap Cahaya.
Ketua Panitia Liga Karate Antar Pelajar Tahun ke-2 Seri II , Dadang Ginanjar mengatakan terjadi lonjakan peserta dibandingkan Seri I lalu.
“Alhamdulillah untuk jumlah peserta di tahun ini lebih banyak dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Seri I sekitar 800 seri II sekitar 1000 pelajar,” ucap Dadang.
Sedangkan kuota, untuk hasil tahun ini akan bertambah satu atlet. Yang awalnya hanya tiga atlet yang diberangkatkan untuk kejuaraan di luar negeri, untuk hasil di 2026 ini akan menjadi empat atlet. Joel








