Kurang Disiplin, 32 Orang Tertemper KA Akibatkan 26 Meninggal

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daop 2 Bandung Catat 32 orang tertemper KA selama Januari hingga Agustus 2026.

Daop 2 Bandung Catat 32 orang tertemper KA selama Januari hingga Agustus 2026.

BANDUNG, PelitaJabar – Hingga Agustus 2026, PT KAI Daop 2 Bandung mencatat 32 kejadian orang menemper KA, dengan rincian 4 mengalami luka-luka dan 26 orang meninggal dunia. Periode yang sama juga tercatat 10 kejadian kendaraan menemper KA baik roda 2 maupun roda 4, dengan korban 5 orang mengalami luka-luka dan 1 orang meninggal dunia.

“Kami juga mencatat sebanyak 7 kejadian kendaraan menemper palang pintu perlintasan yang telah tertutup, tentunya ini sangat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan raya, jelas ini melanggar aturan yang berlaku,” beber Manager Humasda Daop 2 Bandung Kuswardojo, Senin 31 Agustus 2026.

Pihaknya mengajak masyarakat agar disiplin dan tidak melakukan aktivitas di lingkungan perkeretaapian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mengambil risiko ketika berada di jalur maupun perlintasan kereta api,” tegas Kuswardojo.

Seringnya kecelakaan di perlintasan sebidang oleh pengguna jalan raya, KAI Daop 2 Bandung menghimbau masyarakat agar selalu berhati-hati.

“Jangan terobos palang pintu perlintasan, tengok kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas. Apabila kondisi telah dipastikan aman, barulah perjalanan dapat dilanjutkan,” ingatnya.

KAI juga mengingatkan pengguna jasa untuk selalu mengawasi anak-anak yang berada dalam pendampingannya agar tidak bermain atau melakukan aktivitas di dekat tepi peron.

“Tidak boleh ada aktivitas masyarakat di jalur rel yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan KA. Jangan menjadikan jalur rel sebagai tempat bermain, berfoto, membuat konten, ataupun melakukan aktivitas lainnya,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi
Elizabeth Kenalkan “Bloom Benneat The Surface” di JFW 2027
Emblem Baru, DFSK Tawarkan Subsidi Trade in Hingga 80 Juta di Ajang PEVS 2026
Kejahatan AI Makin Masif, Jurnalis Dituntut Edukasi Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terbaru