Persempit Gerak Wartawan Bodong, Ditjenpas Gandeng PWI Jabar

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakanwil Ditjenpas Jabar berpose bersama Ketua PWI Jabar Tantan Sulthon Bukhawan saat menyambangi Sekretariat PWI Jabar. PJ/Dok

Kakanwil Ditjenpas Jabar berpose bersama Ketua PWI Jabar Tantan Sulthon Bukhawan saat menyambangi Sekretariat PWI Jabar. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Tidak dapat dipungkiri, kebebasan pers melahirkan sejumlah persoalan. Salah satunya muncul oknum yang mengaku wartawan.

Menyikapi hal itu, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar untuk mempersempit gerak wartawan bodong.

Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno mengungkapkan, kerja sama dengan PWI penting untuk membantu jajaran pemasyarakatan mengenali identitas wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan demikian, petugas dapat memastikan pihak yang datang ke kantor maupun lapas untuk melakukan peliputan benar-benar wartawan yang menjalankan tugas secara profesional,” katanya saat mengunjungi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat, jalan Wartawan Buah Batu Bandung, Selasa 13 Oktober 2026.

Pihaknya sendiri tidak membatasi wartawan profesional yang meliput di lingkungan lapas.

“Kami berharap PWI Jabar dapat mengedukasi para petugas di Ditjenpas terkait wartawan profesional. Agar informasi mengenai aktivitas di lembaga pemasyarakatan (lapas) diharapkan dapat tersampaikan secara tepat, berimbang, dan sesuai fakta,” tambahnya.

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon mengatakan sinergi antara PWI dan Ditjenpas dapat membangun hubungan yang saling melengkapi.

“Kita memiliki kurang lebih 1.000 wartawan yang tersebar di kota dan kabupaten. Kami siap bersinergi,” ujar Tantan.

Sementara Sekretaris Umum PWI Jawa Barat Sandy Ferdiana mengatakan pemahaman yang utuh terhadap suatu persoalan menjadi kunci agar masyarakat mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.

“Informasi yang disampaikan secara lengkap dan berimbang akan membantu publik memahami berbagai peristiwa yang terjadi di lingkungan pemasyarakatan. Karena itu, PWI siap mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat melalui kerja jurnalistik yang profesional,” pungkas Sandy. ***

Berita Terkait

Kembangkan UMKM, Ineu Dukung Kolaborasi PWI & GMNI Majalengka
Trafik Internet Jogja–Solo Tumbuh 17 Persen
Berdayakan Ekonomi Masyarakat, USB Ajak PASIMA Olah Sampah Jadi Cuan
Tercatat 1.115 Kecelakaan, PT KAI Fokus Bereskan 154 Pintu Perlintasan Tak Terjaga
PERBASI Harap KONI Jabar Harus Pastikan Kebutuhan Pertandingan di Porprov 2026
Bertambah, Empat Mahasiswa Tel-U Kena Sanksi, Satu Dikeluarkan
Kejahatan AI Capai Rp 9,5 Triliun, PWI Jabar & JHB Sambangi KOMDIGI
Wushu Kota Bandung Siap Tempur & Rebut Medali Emas di Porprov Jabar

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Kembangkan UMKM, Ineu Dukung Kolaborasi PWI & GMNI Majalengka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Trafik Internet Jogja–Solo Tumbuh 17 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Berdayakan Ekonomi Masyarakat, USB Ajak PASIMA Olah Sampah Jadi Cuan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Tercatat 1.115 Kecelakaan, PT KAI Fokus Bereskan 154 Pintu Perlintasan Tak Terjaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:49 WIB

PERBASI Harap KONI Jabar Harus Pastikan Kebutuhan Pertandingan di Porprov 2026

Berita Terbaru

Traffik Internet Internet XLSMART Jogya Solo Naik 17 Persen. PJ/Dok

FEATURED

Trafik Internet Jogja–Solo Tumbuh 17 Persen

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:55 WIB