BANDUNG, PelitaJabar — Ketua Pansus Raperda Pendidikan Keagamaan Anwar Yasin mengungkapkan, pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan stakeholder terkait guna membahas pembentukan Raperda Pendidikan Keagamaan.
Selain itu dalam kesempatan tersebut, pihaknya akan melibatkan unsur organisasi lintas agama di Jawa Barat.
“Semua unsur keagamaan dilibatkan dalam Raperda ini, semampu kita agar tidak ada yang termarjinalkan” ujarnya usai memimpin Rapat Kerja Pansus II DPRD Jabar Selasa (25/6).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan, Perda Pendidikan Keagamaan ini merupakan payung hukum bagi semua agama di Jawa Barat.
“Perda ini adalah payung hukum bagi semua agama, ini adalah wujud perhatian dari Pemprov Jabar” ujarnya.
Selain menjadi payung hukum bagi seluruh pendidikan keagamaan di Jawa Barat, ia berharap sebagai bentuk perhatian serius Pemprov Jabar terhadap infrastruktur pendidikan keagamaan,salah satunya pesantren sehingga keberadaannya dapat terperhatikan dengan baik.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan dari pemerintah pusat saja, karena Jawa Barat ini penduduknya terbesar di Indonesia sehingga perhatiannya pun harus lebih baik” pungkasnya. ***