Herlas : Penataan Ruang di Kota dan Kabupaten Bogor Harus Sinergis

- Penulis

Jumat, 12 Juli 2019 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar –Bogor merupakan salah satu kantung permukiman penduduk Jabodetabek. Sebanyak 15 persen penduduk Jabodetabek tinggal di Kabupaten Bogor.

Penataan ruang di Kabupaten dan Kota Bogor dilakukan untuk mewujudkan wilayah yang berkualitas, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Ketua Pansus VII DPRD Provinsi Jawa Barat, Herlas Juniar mengatakan, Kota dan Kabupaten Bogor merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penataan ruang di Kota dan Kabupaten Bogor harus sinergi. Sehingga bisa terintegrasi agar bisa disusun untuk keberlangsungan pembangunan di wilayah tersebut.

“Bagi kami, visi mereka harus kita wujudkan terkait daya dukung dan kesinambungan seperti sistem transportasi yang terintegrasi sehingga harus terwujud dalam pola dan tata ruang”, ungkap Herlas saat kunjungan kerja Pansus VII DPRD Jabar Ke Bappeda Kota Bogor dan Bappedalitbang Kab. Bogor Kamis, (11/7).

Dikatakan, kebutuhan dukungan Provinsi Jawa Barat di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor yang merupakan kantung permukiman diantaranya angkutan massal berbasis rel Jabodetabek dan regional Kota dan Kabupaten Bogor, angkutan massal Kota dan Kab. Bogor berbasis bis serta Peningkatan kualitas jalan di wilayah perbatasan.

“Beberapa usulan yang dimasukan Bappeda Kabupaten dan Kota Bogor, sebagian sudah masuk dalam draft perda RTRW kita di provinsi dan sedang disinkronkan. Beberapa yang belum masuk, akan menjadi catatan penting bagi pembahasan kita selanjutnya”, pungkasnya. Mal

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB