Pansus VII DPRD Jabar : Antisipasi Kebutuhan Air, Keberadaan SPAM Harus Ditingkatkan

- Penulis

Kamis, 1 Agustus 2019 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Keberadaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Metropolitan Bandung Raya sangat penting untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Kota Bandung dan Kabupaten Bandung wilayah selatan.

Ketua Pansus VII DPRD Jawa Barat Herlas Juniar mengatakan, Keberadaan SPAM ini akan dikembangkan baik kapasitas maupun jangkauannya.

“Kedepan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tata ruang kita, akan ada beberapa SPAM lagi yang masih berhubungan dengan SPAM Metropolitan Bandung Raya yang tidak hanya mengcover Kota dan Kab. Bandung saja tetapi juga untuk wilayah lainnya seperti Kota Cimahi”, ujar Herlas disela kunjungan Pimpinan dan Anggota Pansus VII DPRD Jabar ke SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, SPAM Cimaung merupakan salah satu SPAM tercanggih karena menggunakan teknologi terbaru dengan menghindari penggunaan energi berlebih green WTP (Green Water Treatment Plant).

Pengembangan kawasan seperti Tegalluar serta dampak dari pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung, akan memicu pertumbuhan penduduk tentunya meningkatkan kebutuhan air.

“Salah satu antisipasi adalah bagaimana SPAM baik eksisting maupun nanti yang akan dibangun itu bisa menjawab kebutuhan dari kondisi pembangunan yang akan kita lakukan”, tutup Herlas.

Sementara Anggota Pansus VII Hasbullah Rahmad mendorong Pemprov Jawa Barat membangun SPAM – SPAM berikutnya yang berskala regional untuk memenuhi kebutuhan air seluruh masyarakat Jawa Barat.

“Bayangkan di Kota Bandung hari ini kalau musim kemarau orang pada beli air pakai mobil bak, padahal kalau kita bicara Bandung dan sekitarnya itu sumber air kita sangat melimpah. Kedepan tidak boleh ada masyarakat di Jawa Barat krisis akan air bersih”, pungkas Hasbullah. Mal

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB