BANDUNG, PelitaJabar – Minat masyarakat untuk menunaikan ibadah Haji terus meningkat, sementara jumlah kuota masih terbatas.
Kondisi ini membuat waktu tunggu keberangkatan Haji Reguler mencapai puluhan tahun. Situasi tersebut mendorong banyak calon jamaah mencari alternatif yang lebih pasti melalui skema Haji Plus, yang menawarkan waktu tunggu lebih singkat dan kepastian keberangkatan yang lebih cepat.
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) melalui Unit Usaha Syariah memperkenalkan produk Hasanah (Pembiayaan Haji Plus Adira Syariah) sebagai solusi pembiayaan yang memberikan jalan bagi calon jamaah untuk mendapatkan nomor porsi Haji Plus lebih cepat dengan cara mengangsur belakangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yusron, Head of Syariah Adira Finance mengungkapkan, Hasanah kami hadirkan sebagai respons permintaan pembiayaan Nomor Porsi Haji Plus.
“Dengan pendekatan yang transparan, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses pembiayaan ibadah yang lebih pasti dan terpercaya.” bebernya dalam keterangan tertulis Jumat 9 Januari 2026.
Produk Hasanah menggunakan akad ijarah multijasa, sehingga memastikan seluruh proses pembiayaan berlangsung sesuai ketentuan syariah.
Pelanggan dapat mengajukan pembiayaan porsi haji plus tanpa menggunakan jaminan (non-collateral) dengan pilihan tenor fleksibel hingga 60 bulan, bekerja sama dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang berizin resmi Kementerian Agama.
Pelanggan cukup menyiapkan dokumen pembiayaan seperti identitas diri, bukti penghasilan, serta dokumen pendukung lain yang dibutuhkan untuk verifikasi.
Ketentuan terkait angsuran, pelunasan sebagian atau penuh, hingga aturan mengenai keterlambatan pembayaran dijelaskan secara transparan dalam akad sehingga pelanggan dapat memahami seluruh proses sejak awal.
Jika disetujui, akan memperoleh Nomor Porsi Haji Plus secara resmi. Nomor porsi ini menjadi bukti bahwa pelanggan telah masuk dalam antrian keberangkatan sesuai ketentuan Kementerian Agama.
“Setelah diterbitkan, pelanggan dapat mengecek status nomor porsi tersebut secara mandiri melalui website resmi Kementerian Agama atau aplikasi Haji Pintar, aplikasi resmi Kemenag yang menyediakan beragam informasi terkait layanan ibadah haji,” tambahnya.
Hingga November 2025, kinerja pembiayaan berbasis syariah Adira Finance menunjukkan pertumbuhan yang positif.
Penyaluran pembiayaan baru syariah mencapai sekitar Rp8,1 triliun, tumbuh sekitar 13% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Segmen syariah berkontribusi sekitar 21% terhadap total pembiayaan baru Perusahaan.
“Melalui produk Hasanah, Adira Finance menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pembiayaan berbasis syariah, memperkuat inklusi keuangan, serta menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih mudah dijangkau dan berkesan,” pungkas Yusron. ***









