Agar Program Berjalan, Mendikbud Harus Segera Konsolidasi

- Penulis

Sabtu, 26 Oktober 2019 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Agar program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dipimpin Nadeim Makarim berjalan, Kemendikbud harus segera melakukan konsolidasi.

“Saya kira ini terobosan menarik, namun juga harus diperhatikan program dikementrian khusunya bidang Dikti, akan terhambat jika tidak segera melakukan konsolidasi,” jelas Prof. Obsatar Sinaga, Rektor Universitas Widyatama saat dimintai komentarnya gabungnya kembali Pendidikan Tinggi ke Kemendikbud, Sabtu (26/10) di Bandung.

Menurutnya, Dikti dibawah Kemendikbud, Menteri secara otomatis harus melakukan konsolidasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan Dikti Masuk ke Kemendikbud kembali, ya sekitar sat atau dua tahun harus konsolidasi,” ucapnya.

Diakui, jika Dikti dibawah Kemendikbud itu menjadi sebuah kewajiban. Namun perubahan nomenklatur Eselon akan mengganjal Dikti melakukan program kerja.

“Disana ada Dua Irjen secara strukrtral dan organisasi. Saya melihat ini akan menjadi kendala, ketika Nadiem sudah Paham di Kemendikbud waktu menjabat Menteri sudah mau Lima tahun,” jelasnya.

Dirinya mengharapkan, agar Nadiem segera mengumpulkan Rektor se Indonesia, untuk konsolidasi program Dikti tersebut.

“Rektor Negeri dan Swasta harus segera dikumpulkan oleh Menteri pendidikan Nadiem Makarim, agar program kerja Pendidikan yang sesuai visi misi Presiden dan Wapres bisa segera berjalan dalam pembentukan Manusia Indonesia Maju dan Unggul,” pungkasnya. Rief

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB