Akankah Raffah Menjadi Tempat Terakhir Palestina?

- Penulis

Rabu, 3 Juli 2024 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AGRESI militer zionis Yahudi terus berlanjut. Bahkan tempat terakhir pengungsian warga Palestina yaitu Raffah.

Militer zionis Yahudi masih melancarkan serangan mematikan yang sudah kita ketahui korbannya adalah masyarakat sipil, perempuan dan anak-anak.

Setidaknya 45 orang tewas ketika kobaran api menyerang sebuah camp pengungsian di Raffah akibat serangan Israel pada Minggu (3/5/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didalamnya termasuk 25 wanita, anak-anak dan lanjut usia. Sudah menjadi biasa lontaran kata “brutal biadab keji!” yang di tujukan pada zionis Yahudi.

Seolah tak punya hati, mereka tidak pernah menggubris kecaman dari berbagai pihak, malah semakin menjadi.

Di Raffah, zionis Yahudi memblokade sebagian bantuan dari berbagai suplai logistik, serta membiarkan warga Palestina kelaparan dan kekurangan fasilitas medis (www.cnbcindonesia.com)

Kapan Genosida Ini Berakhir?

Sampai saat ini semua mata yang tertuju ke Raffah sangat menginginkan adanya solusi untuk menghentikan penyerangan Israel. Timbul banyak pertanyaan bagaimana cara untuk menyingkirkan entitas Yahudi dari tanah Palestina.

Membiarkan warga Palestina berjuang sendiri rasanya tindakan yang bukan mencerminkan muslim sejati.

Padahal sesama muslim bagaikan satu tubuh, jika tangan terluka maka seluruh bagian tubuhnya terluka. Jika satu anggota tubuh merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam.

Jihad & Sistem Islam Solusi Tuntas Palestina

Tindakan untuk menolong rakyat Palestina hanyalah jihad dan sistem Islam sebagai benteng pertama dan kekuatan untuk melindungi umat dari zionis Yahudi laknatullah untuk membela umat yang di serang kafir.

Allah Swt. berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 194.

“Yang siapa saja yang menyerang kalian,seranglah dia seimbang dengan serangan seimbang terhadap kalian”. (TQS Albaqarah:194)

Allah Swt. juga memerintahkan siapapun bangsa yang telah mengusir kaum muslim.

Termaktub di dalam firmanNya:

“Perangilah mereka di mana saja kalian menjumpai mereka dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kalian” (Q.S Al-Baqarah:191)

Maka kita membutuhkan eksistensi system Islam untuk menyatukan semua umat bagaikan satu tubuh dan melindungi Palestina serta menyingkirkan kedudukan Yahudi dari setiap jengkal tanah Palestina.

Adapun beberapa alasan mengapa umat membutuhkan sistem Islam untuk mengusir zionis yahudi. Pertama, ketidakmampuanya lembaga lembaga nasional untuk melindungi Palestina.

Kedua, para pemimpin negara-negara Arab dan dunia Islam yang berdiam diri dan hanya bisa mengecam melihat kekejaman zionis Yahudi dan tidak melakukan tindakan nyata seperti mengirim tentara untuk melindungi rakyat Palestina.

Ketiga, hanya sistem Islam yang sanggup mengerakan kekuatan umat untuk mengusir zionis Yahudi. Islam akan menghapus belenggu nasionalisme yang telah mengikat umat untuk memberikan pertolongan pada saudara kita yang teraniaya di Gaza Palestina. Islam akan mengembalikan persatuan ukhuwah islamiyah ke tengah umat Islam.

Maka dengan itu kita sangat membutuhkan Jihad dan tegaknya sistem Islam sebagai solusi tuntas masalah Palestina dan seluruh umat muslim.

Jika adanya sistem Islam dan ukhuwah islamiyah maka masalah Palestina akan tuntas. Raffah tidak akan jadi tempat terakhir warga Palestina. Melainkan akan menjadi awal tempat yang bersih atas pengusiran zionis Yahudi.

Wallahu alam bishowab

foto : cnbc

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB