Akibat Banjir, Jembatan di Tanjung Sari Bogor Ini Rusak Parah

- Penulis

Kamis, 9 Juni 2022 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Jembatan yang menghubungkan Desa Sukarasa dan Desa Cibadak Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, mengalami kerusakan parah hingga terputus akibat luapan banjir sungai Cisero.

Sekitar 211 orang warga yang tinggal di daerah tersebut, aktivitasnya menjadi terhambat. Mereka harus melewati jalan alternative dengan berjalan memutar sekitar 7 km.

Sebagi bentuk kepedulian, Bekerja sama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) dan Yayasan Relawan Kampung (YRK), SCTV mengajak pemirsa mendonasikan bantuannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Donasi dapat dikirimkan ke nomor rekening BCA 500 557 2000 a/n Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) yang dibuka sejak 1 Juni 2022 lalu dan berakhir 31 Agustus 2022.

Banardi Rachmad, Deputy Director Programming SCTV mengucapkan terimakasih kepada masyarakat.

‘Terima kasih atas uluran tangan pemirsa SCTV menyalurkan donasi untuk pembangunan Jembatan Asa hingga saat ini. Lewat sumbangsih pemirsa SCTV, kehidupan masyarakat di sekitar pembangunan Jembatan Asa di berbagai wilayah dapat terus bergerak. Program yang menjadi tradisi SCTV jelang HUT-nya ini akan terus berlanjut ke wilayah lain di Indonesia”, pungkas Banardi.

Hingga saat ini sebanyak 29 Jembatan Asa telah menyambung asa dan harapan masyarakat di daerah yang akses kampungnya terputus karena rusak.

Sebelumnya SCTV bersama pemirsa dan YPP berhasil membangun sederet Jembatan seperti Jembatan Asa SCTV Ke 28 yang kini berdiri tegak di Kecamatan Batu Benawa-Kalimantan Selatan dan Kecamatan Busang-Kalimantan Timur.

Lalu Jembatan Asa SCTV ke-29 berlokasi di Desa Long Lees, Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur dan lainnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak
Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI
Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI
Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 00:01 WIB

Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Berita Terbaru

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

FEATURED

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:00 WIB