Arief : Persiapan Penuh Terjal, Semoga Berbuah Prestasi

- Penulis

Kamis, 2 September 2021 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Tim karate PON Jawa Jawa Barat tidak bisa main-main menuju ke Papua. Etos kerja dan spirit harus tiga kali lipat dari biasanya. Menang telak harus didapatkan atlet jika tidak mau ‘dinakalin’ dengan sebuah keputusan yang tidak sportif.

Berhasil merebut juara umum pada PON 2016 lalu dengan menumbangkan kedigjayaan DKI Jakarta, tampaknya menjadi sebuah tanda perlawanan keras akan dilakukan tim DKI Jakarta pada PON berikutnya di Papua.

‘Ini akan terjadi. DKI menyimpan dendam pada tim karate Jabar. Tanda-tanda itu pun sudah dimulai dengan menghantam psikis pengurus Forki Jabar atau pun atlet,’ jelas pelatih kepala tim karate PON Jabar Arief Hardiana, di ruang Kominfo Lantai II KONI Jawa Barat, Kamis (02/09/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari memperlama turunnya SK kepengurusan FORKI Jabar hingga memulangkan 4 atlet karate terbaik Jabar dari Pelatnas lalu diganti dengan karateka DKI, adalah satu perang urat syaraf yang dilakukan DKI Jakarta.

Keempat atlet karate terbaik Jabar itu adalah Sandi firmansyah, Tegar Januar, Sharon Verlina dan Romario Setiamu.

‘Saya sangat maklum itu akan terjadi. Karena para pengurus pusat PB. FORKI adalah kebanyakan orang-orang DKI,’ ucap Arief.

Belajar dari berbagai cara yang akan dilakukan tim lawan khususnya DKI Jakarta, untuk memenuhi dendamnya, Arief meminta semua atlet karate PON Jabar membangun kekuatan yang berlipat ganda.

‘Kalau mau menang, harus menang angka dengan telak. Baik untuk kumite atau kata. Saya yakin ini sudah ditanamkan para atlet,’ ingatnya.

Perjalanan tim karate PON Jabar untuk mempertahankan juara umum di Papua dirasakan Arief memang sarat dengan perjalanan terjal dan berliku.

Tidak hanya datang dari ambisiusnya DKI Jakarta, tapi juga diterjang dengan pandemi Covid-19. Hal ini jelas Arief yang di PON 2016 adalah manejer tim, sangat melengkapi tekanan mental para atlet.

‘Selain covid kendala lainnya adalah sulitnya atlet berkumpul full berlatih. Ada sisi lainnya yang membuat tim karate sulit berkumpul latihan yaitu ijin dari atlet yang militer dan yang bekerja yang susah didapatkan,’ jelasnya.

Namun Ketua umum Forki Jabar Gianto Hartono, selalu berpesan kepada tim karate agar menatap kedepan dan lupakan masa lalu.

‘Berbuat yang terbaik, optimalkan kemampuan kalian demi Jawa Barat,’ tutur Arief menirukan semangat yang pernah disampaikan Ketua Forki Jabar.

Tim karate Jabar turun di 14 nomor dari 17 nomor yang dipertandingkan. Perlu usaha ekstrim untuk dapat mempertahankan juara umum.

Berbagai persoalan dan kendala yang dihadapi tim karate PON Jabar menuju perjalanan ke PON Papua, diharapkan Arief menjadi kekuatan dahsyat guna merebut 4 medali emas.

‘Semoga menjadi motivasi besar untuk membuktikan prestasi di PON 2021 nanti. Saya yakin semua persoalan yang dihadapi tim karate PON Jabar akan indah pada waktunya. Juara umum. Semoga saja. Aamiin,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB